Logo Sulselsatu

Mengukur Kekuatan Klan Amran Sulaiman di Pemilu 2024

Asrul
Asrul

Jumat, 17 Februari 2023 17:16

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Nama besar Andi Amran Sulaiman (AAS) akan diuji pada Pemilu serentak pada tahun 2024 mendatang.

Amran adalah pengusaha kelas kakap di Sulawesi Selatan, dia pernah menjabat Menteri Pertanian pada periode pertama Presiden Joko Widodo.

Saat ini Amran memegang amanah sebagai Ketua IKA Unhas menggantikan Jusuf Kalla. Dia juga adalah pendiri perusahaan ternama Tiran Grup.

Baca Juga : Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Mentan Amran Minta Kampus Fokus Hilirisasi Teknologi Pertanian

Adik Amran, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) pada Pemilihan Gubernur Sulsel tahun 2018 berpasangan dengan Nurdin Abdullah dan keluar sebagai pemenang.

Nurdin Abdullah adalah gubernur, Sudirman Sulaiman wakil gubernur. Di tengah jalan, Nurdin berkasus hukum, hingga akhirnya Andalan sapaan Sudirman menjadi gubernur.

Lalu mampukan klan Amran Sulaiman bisa sukses pada Pemilu 2024 di dalam perhelatan politik?

Baca Juga : MBG Bukan Sekadar Program Gizi, Mentan Amran Sebut Gerakkan Ekonomi Desa

Direktur Eksekutif Indeks Politika Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir menilai klan Amran Sulaiman bisa eksis di perpolitikan Sulsel pada tahun 2024.

“Keluarga AAS berpotensi mengikuti jejak klan YL (Yasin Limpo) untuk eksis di perpolitikan Sulsel, bahkan hingga nasional karena ada sosok Andi Amran Sulaiman yg memiliki power politik kuat,” ujar Suwadi saat dikonfirmasi, Jumat (17/2/2023).

Suwadi menyebut, cukup berat dan butuh kerja keras untuk melawan klan Amran Sulaiman khusus pada pertarungan Pilgub Sulsel.

Baca Juga : Mentan Amran Ungkap Strategi Indonesia Keluar dari Ketergantungan Impor

“Di Pilgub 2024 baik ASS atau AAS sendiri yang maju, bakal lawannya tetap akan kerja keras melawan keluarga ini. Sebab keluarga ini kuat persiapan cost politiknya dan terkenal power full saat bertarung. Dengan kekuatan cost politik mereka, mereka bisa mendominasi melakukan lobby politik ke parpol,” jelas Suwadi.

Kakak Amran Sulaiman, Andi Sumardi Sulaiman yang saat ini masih berstatus PNS dan menjabat Kepal Bapenda Sulsel, kata Suwadi tak bisa dipandang sebelah mata.

Suwadi bilang, untuk kelas pertarungan Pemilihan Bupati di Kabupaten Bone, Sumardi Sulaiman adalah bakal calon yang sangat kuat memenangkan pertarungan.

Baca Juga : Di Forum PSBM XXVI, Amran Sulaiman Ajak Saudagar Bugis Makassar Perkuat Ekonomi Nasional

“Andi sumardi pun tetap harus diwaspadai lawan-lawannya jika di Pilkada Bone, sebab dia unggul cost politik,” tuturnya.

Meski begitu, Suwadi menilai dalam politik banyak variabel yang menentukan kemenangan dalam pertarungan.

“Namun biar gimanapun, keluarga AAS tetap harus menghitung RMS (Rusdi Masse), AIA (Andi Iwan Darmawan Aras) Adnan Purichta, IAS dan Danny Pomanto karena mereka pun cukup siap bertarung di 2024,” ungkapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...