Logo Sulselsatu

Cerita Petani Organik Binaan PT Vale: 11 Kali Panen, Hasil Makin Melimpah

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 13 Agustus 2023 10:42

Panen padi organik petani binaan PT Vale di Kabupatem Kolaka (Foto: Istimewa)
Panen padi organik petani binaan PT Vale di Kabupatem Kolaka (Foto: Istimewa)

SULSELSATU.com – Di pagi yang cerah, terpancar semangat para petani padi System of Rice Intensificaiton (SRI) Organik di Desa Puuroda, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Para petani binaan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) ini mendapat kunjungan dari Direktur Corporate Affairs PT Vale Indonesia Yusuf Suharso, Rabu, (9/8/2023).

Kunjungan kali ini bukan sekedar observasi sawah petani, melainkan juga untuk berdialog dengan para petani. Di tengah hamparan sawah yang subur, Yusuf Suharso berbicara tentang peristiwa menarik pada musim panen kali ini.

Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional

“Kita benar-benar diberkati tahun ini. Di tengah ketidakpastian cuaca, para petani organik kita justru meraih panen yang melimpah,” kata Yusuf.

Petani yang mengandalkan sistem konvensional di daerah ini justru mengalami penurunan hasil.

Tidak hanya menghargai pencapaian panen, Yusuf Suharso juga menegaskan pentingnya menjaga tekad dalam memajukan pertanian organik. Terlebih lagi, Kabupaten Kolaka saat ini tengah mengalami pertumbuhan industri yang signifikan, dengan peluang roda ekonomi yang meningkat, tentu akan memberikan peluang baru bagi petani organik.

Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta

“Dengan proyek-proyek yang akan berjalan di sini, permintaan akan beras organik pasti meningkat. Ini sebenarnya bukan hanya peluang, tetapi juga sebuah tantangan yang menggairahkan yang harus kita jalani,” tegasnya.

Saat berdialog, terpancar bangga dan semangat dari setiap petani yang terlibat dalam program pertanian SRI Organik. Yusuf Suharso juga mengungkapkan rasa kagumnya terhadap komitmen dan keuletan petani dalam menjalankan sistem ini.

“Saya sungguh bangga. Ketika saya pertama kali datang ke sini dan memperkenalkan program ini,” tutur Yusuf sambil tersenyum.

Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing

Yusuf Suharso juga bergabung dengan petani untuk melakukan panen padi organik. Yusuf didampingi Senior Manager Eksternal Relation PT Vale Blok Pomalaa Hasmir, Kepala BPP Kecamatan Baula Nimros, serta Camat Baula Syahrial Darmawan. Bersama petani, mereka padi organik di lahan seluas 25 are.

Salah seorang petani, Kasman dengan rasa syukur yang mendalam mengungkapkan perasaannya tentang hasil panen kali ini.

“Saya tidak bisa berkata-kata banyak, saya hanya ingin menyampaikan terima kasih kepada PT Vale telah memperkenalkan sistem pertanian ini. Alhamdulillah, hasil panen semakin melimpah. Sudah 11 kali panen, hasilnya tetap memuaskan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Baca Juga : Politeknik Sorowako Fokus Cetak Lulusan Siap Industri, Serapan Kerja Alumni Capai 85 Persen

Prestasi dan antusiasme petani tidak dapat dpungkiri. Pada Musim ini, 16 petani aktif di Kecamatan Baula telah mengikuti program Padi SRI Organik dengan luas lahan mencapai 5,49 hektar.

Produksi riil gabah kering pada musim tanam ketiga tahun ini mencapai 30.000 ton, sebuah bukti kesuksesan dari upaya mereka.

Melalui keberhasilan ini, harapan baru dan peluang cerah terbuka di hadapan para petani organik, seiring dengan perkembangan industri di Kabupaten Kolaka.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik Lewat Upskilling Jurnalis

Pertanian padi organik di Kolaka dimulai pada tahun 2021, dan program itu telah membuahkan hasil saat ini. Melimpahnya hasil pertanian padi SRI Organik tercapai berkat dukungan program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB).

Program ini termasuk dalam lingkup program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale Indonesia.

Selain PSRLB pada komoditas padi, PPM PT Vale juga menyasar petani sayuran untuk pertanian sayuran metode organik dan tanaman herbal.

Pertanian organik menjadi salah satu program andalan PT Vale untuk bergerak bersama masyarakat, serta pemerintah, dan terbukti memiliki manfaat dan memenuhi aspek keberlanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 13:54
Pemilahan Sampah Sejak 2025, RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Berbasis Kolaborasi Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Budaya memilah sampah di RT 04/RW 07 Cluster Berlian Permata, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, telah diterapk...
Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...