Logo Sulselsatu

Pj Gubernur Sulsel Sebut Arus Distribusi Barang dan Jasa Belum Didukung Infrastruktur Memadai

Asrul
Asrul

Rabu, 27 September 2023 13:26

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin, menghadiri Rapat Koordinasi Forum Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi se-Kawasan Timur Indonesia (KTI), di Hotel Four Point Makassar.

Bahtiar menjelaskan, KTI memiliki beragam potensi. Mulai dari perikanan laut, perikanan tawar, dan pertanian dengan berbagai varietasnya. Namun sayang, infrastruktur distribusi melalui jalur laut maupun udara belum memadai.

“Bayangkan untuk jalur udara di Makassar sendiri yang terhubung ke luar negeri hanya Singapura dan Malaysia. Sementara untuk jalur perdagangan bukan hanya dua negara itu. Begitu juga daerah lain di bagian timur Indonesia,” ungkap Bahtiar di hadapan seluruh perwakilan Bappeda Provinsi se-KTI.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

Begitu juga dengan jalur laut. Kapal-kapal kontainer yang membawa barang-barang masuk di Makassar, ketika pulang tidak memiliki muatan lagi, atau pulang dalam kondisi kosong.

“Nah inilah yang membuat biaya pengiriman mahal. Padahal kan bisa hasil pertanian atau hasil pengolahan nikel dari Sulawesi, Maluku dan Papua dikirim langsung ke negara tujuan, tanpa harus lewat Surabaya atau Selat Malaka. Ini kan kena cas lagi kalau lewat disitu, padahal ini semua bisa langsung,” jelasnya.

Hal-hal seperti itu, menurut dia, yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi bukan hanya 5-6 persen, tapi bisa mencapai 6-8 persen. Apalagi, untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 sulit dicapai, apabila pertumbuhan ekonomi hanya 5-6 persen saja.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Sebenarnya Bapak Presiden Republik Indonesia sudah mengubah dari landscape pembangunan Indonesia. Jadi kita semua bukan start dari nol, tapi sudah ada infrastruktur yang sudah dibangun oleh Bapak Presiden Jokowi untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

“Indonesia Emas 2045 tidak akan terjadi kalau pertumbuhan ekonomi di setiap daerah hanya 5-6 persen, tapi minimal pertumbuhan ekonomi harus 6-8 persen,” sambungnya.

Menurut Bahtiar, sejauh ini ada ketimpangan antara jalur laut maupun jalur udara di Kawasan Timur Indonesia. Untuk menjawab ketimpangan tersebut, dibutuhkan gerakan bagaimana menciptakan produk secara massal agar bisa diekspor ke pasar dunia.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

“Memang ada ketimpangan antara arus jalur laut maupun udara di KTI. Selama ini mutar-mutar terus tidak bisa diselesaikan. Ini harus dipikirkan bersama,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pokja Forum Bappeda KTI, Prof Winarni Monoarfa, menjelaskan, saat ini sudah dibahas bagaimana rancangan pembangunan di KTI untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

“Izin Bapak Gubernur, kami sudah berdiskusi dengan Kepala Bappeda Provinsi se-KTI terkait pembangunan di KTI ini,” kata Prof Winarni.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

Sejauh ini, kata dia, rencana pembangunan sudah ada sinkronisasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) terhadap rancangan akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025.

“Kami sudah berbicara dari berbagi wilayah mulai dari Papua, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi dan Maluku,” tutupnya.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Bappenda Provinsi se-KTI, guru besar dari berbagai perguruan tinggi, perwakilan Bappenas, dan Perwakilan Mendagri.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...