Logo Sulselsatu

Alokasi Dana TKD Kabupaten Gowa 2024 Naik Rp170 Miliar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 13 Desember 2023 23:25

Penyerahan secara digital alokasi dana transfer desa. Foto: Istimewa
Penyerahan secara digital alokasi dana transfer desa. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Gowa di Tahun Anggaran 2024 mengalami kenaikan sekitar Rp170 miliar, jika dibandingkan pada periode tahun sebelumnya.

Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni mengatakan, pada alokasi dana TKD periode 2023 sebanyak Rp1,4 triliun, sementara di periode 2024 alokasi dana TKD yang didapatkan sebanyak Rp1,6 triliun.

“Buku daftar alokasi TKD tahun anggaran 2024, Kabupaten Gowa menerima sebanyak Rp1,6 triliun,” katanya saat menghadiri Penyerahan Secara Digital Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Daftar Alokasi TKD Tahun Anggaran 2024, di Ruang Rapat Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (13/12/2023).

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

Ia mengaku, penggunaan dana transfer di 2024 mendatang tentunya akan digunakan sesuai dengan yang telah direncanakan pada APBD 2024.

“Tentu kami akan pergunakan sesuai dengan yang telah direncanakan atau disinergikan dengan APBD 2024,” terangnya.

Sementara, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengatakan, membangun wilayah Sulawesi Selatan tidak hanya dengan menggunakan APBD. Sehingga, dan TKD tersebut sangat dibutuhkan untuk lebih memaksimalkan penerapan program pembangunan yang ada.

Baca Juga : BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati

“Melalui dan TKD ini kami berharap dapat dimanfaatkan oleh kepala daerah untuk mengembangkan komoditas pertanian dan holtikultura. Jadi, saya ingin upaya ini ada hasilnya, seperti memanfaatkan pengembangan pertanian,” katanya.

Ia menyebutkan, pada anggaran belanja negara Sulawesi Selatan di 2024 ditetapkan sebesar Rp54,77 triliun. Dimana terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp22,97 triliun, dan transfer ke daerah sebesar Rp31,8 triliun.

“Belanja negara tersebut terbagi ke dalam 763 satuan kerja, 9 (Sembilan) KPPN, dan 25 pemerintah daerah di Sulawesi Selatan,” sebut Bahtiar.

Baca Juga : Daftar 15 Pejabat Eselon II Pemkab Gowa yang Dinonaktifkan Sementara Bupati Husniah

Dirinya menjelaskan, belanja negara tersebut pun diarahkan untuk mendukung percepatan transformasi ekonomi. Dimana, melalui penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, pengendalian inflasi, dan peningkatan investasi.

Kemudian, memperkuat kualitas SDM, percepatan pembangunan infrastruktur, mendukung hilirisasi sumber daya alam (SDA), deregulasi dan penguatan institusi.

Tak hanya itu, pemerintah akan melakukan penguatan belanja yang lebih baik. Dimana dilakukan dengan mendorong efisiensi kebutuhan dasar, fokus pada prioritas pembangunan, serta berorientasi pada hasil (result-based budget execution).

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

“Program subsidi dan perlindungan sosial akan didorong lebih tepat sasaran dan efektif melalui peningkatan akurasi data, perbaikan mekanisme penyaluran, dan sinergi program,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...