Logo Sulselsatu

Tutup Rakor Pengendalian Dukungan Program Manajemen, Kepala BSK dorong Kanwil Tingkatkan Nilai Indeks Reformasi Birokrasi

Asrul
Asrul

Jumat, 19 Juli 2024 09:46

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kepala Badan Strategi Kebijakan Kementerian Hukum dan HAM RI yang juga bertindak sebagai Ketua Steering Committee, Dr. Y. Ambeg Paramarta menutup kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian Dukungan Program Manajemen Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2024 di Hotel Grand Mercure Jakarta (18/07/2024).

Kegiatan penutupan ini diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan Liberti Sitinjak dan Kepala Divisi Administrasi Indah Rahayuningsih setelah mengikuti Rapat Pembahasan Komisi I dan Rapat Pleno dengan seluruh peserta Kantor Wilayah.

Dalam sambutannya, Ambeg menekankan pentingnya pemahaman yang jelas mengenai tujuan dan kebijakan terkait pelaksanaan reformasi birokrasi. “Dalam melaksanakan sebuah kegiatan, ada dua kata kunci, yaitu bagaimana pemahaman kita terhadap apa yang kita lakukan, dan pemahaman terhadap bagaimana pencapaian tujuan, dalam hal ini tujuan utama kita adalah meningkatkan nilai indeks reformasi birokrasi yang mencakup 15 indeks yang perlu mendapatkan perhatian dan peningkatan,” ujar Ambeg.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ikuti Kick Off Pelatihan Paralegal sebagai Upaya Tingkatkan Pemberian Bantuan Hukum

Ambeg menekankan bahwa seluruh jajaran yang hadir dalam kegiatan ini harus memiliki pemahaman secara komprehensif mengenai tujuan dan sasaran yang ingin dicapai bersama berdasarkan rekomendasi yang dihasilkan dari Rapat Koordinasi ini.

Melanjutkan hal tersebut Ambeg menyampaikan bahwa tanpa pemahaman yang mendalam mengenai peningkatan indeks reformasi birokrasi, upaya ini tidak akan berjalan optimal. “Rekomendasi yang dihasilkan dari rakor ini harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi,” tambahnya.

Selain itu, Ambeg juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap pelaksanaan rekomendasi. “Teman-teman di Kantor Wilayah memiliki tugas untuk melakukan bimbingan, pengawasan, dan pengendalian (bintorwasdal) secara berjenjang dan periodik,” ujarnya.

Baca Juga : Ekosistem KI Nasional Diperkuat, Pemerintah Susun Strategi Jangka Panjang

Ia juga menekankan pentingnya keberadaan helpdesk di Unit Eselon 1 sebagai media konsultasi bagi pegawai di Kantor Wilayah dalam melaksanakan tugas dan fungsi mereka. “Contohnya, helpdesk mengenai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), helpdesk tentang Barang Milik Negara (BMN), dan lain sebagainya,” jelas Ambeg.

Liberti Sitinjak dan jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan berkomitmen melaksanakan hasil rekomendasi pada Rapat Koordinasi ini sebagai upaya strategis untuk memastikan bahwa seluruh program dan kebijakan yang dicanangkan dapat berjalan dengan efektif dan efisien, serta mendukung tercapainya reformasi birokrasi yang lebih baik.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...