Logo Sulselsatu

Polisi Ungkap Peredaran Narkoba 6,7 Kg di Makassar, Suami Istri Jadi Tersangka

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Minggu, 21 Juli 2024 19:07

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Makassar berhasil mengungkap dan menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 6,7 Kilogram (Kg) di wilayah Kota Makassar.

Sabu tersebut dibawa empat orang pelaku yang diamankan, yakni tiga orang laki-laki berinisial MRC (22), IN (27) dan PN (55) yang merupakan pensiunan PNS, juga seorang perempuan inisial HI (46). Dimana HI ini merupakan istri dari PN dan telah berstatus tersangka bersama pelaku lain.

Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto mengatakan, pengungkapan dan penangkapan para pelaku dilakukan di beberapa tempat berbeda. Pengungkapan pertama bermula dari adanya informasi masyarakat pada hari Jumat (12/7) lalu, sekira Pukul 23.00 WITA.

Baca Juga : Lonjakan 100% Penumpang di Pelabuhan Makassar, Satlantas All Out Atur Lalin & Bantu Pemudik

Berangkat dari informasi itulah, Tim Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar langsung bergerak ke lokasi yang dimaksudkan, yakni di wilayah Jalan Tidung, Makassar, dan berhasil mengamankan satu orang tersangka inisial MRC.

“Dari tangan MRC ini diamankan barang bukti sebanyak 2,36 gram narkotika (sabu),” kata Restu.

Setelah dilakukan pengembangan, didapatkan informasi jika barang haram yang didapatkan dari tangan MRC ini diperoleh dari pelaku IH, yang juga berprofesi sebagai driver ojek online.

Baca Juga : Jaga Personel Tetap Fit, Sidokkes Polres Pelabuhan Makassar Cek Kesehatan di Pospam Ketupat 2025

Polisi kemudian bergerak melakukan penangkapan pelaku IH di Jalan Tidung, Makassar, pada Sabtu (13/7/2024) sekitar Pukul 02.00 WITA. “Selain berhasil menangkap tersangka IH, Tim Satresnarkoba Polres Pelabuhan juga mengamankan barang bukti sebanyak 24, 59 gram sabu beserta timbangan digital,” sebutnya.

Tidak berhenti sampai disitu, kata Restu, setelah timnya melakukan interogasi kembali diperoleh informasi bahwa sabu 24,59 gram tersebut diperoleh IH dari seseorang berinisial PN, yang juga berhasil ditangkap, pada Selasa (16/7/2024) lalu, sekitar Pukul 13.20 WITA, di Jalan Kemiri, Kabupaten Maros.

Dari keterangan PH disebutkan jika sabu yang diserahkan kepada IH diperoleh dari istrinya sendiri yakni HI. Selanjutnya, Rabu (17/7/2024) sekitar Pukul 17.00 WITA, personel Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Pelabuhan Makassar, AKP Bahtiar, melakukan penangkapan terhadap HI di salah satu rumah yang terletak di Jalan Karunrung, Kota Makassar.

Baca Juga : Jelang Mudik, Kapolres Pelabuhan Makassar Pastikan Layanan 110 Siap Siaga

“Dari keterangan PH, menyampaikan bahwa ada jaringan lain atas nama HI. Kemudian dari pengembang itulah didapatkan informasi bahwa masih ada barang bukti lain (sabu) yang disimpan di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar,” ungkap alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2004 itu.

Menindaklanjuti keterangan tersebut, Tim Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar berangkat ke wilayah yang dimaksudkan dan berhasil mengamankan barang bukti berupa 14 kaleng susu berisi kristal bening diduga sabu yang ditimbun pelaku di dalam tanah, Jumat (19/7/2024) lalu.

“Barang bukti tersebut ditanam didalam tanah dengan kemasan yang ada di depan (kaleng susu) dan dibungkus sangat rapi dengan segel tertutup rapat,” sebut AKBP Restu.

Baca Juga : Bakti Dermaga Presisi, AKBP Restu Wijayanto Hadirkan Berkah untuk Warga

Selanjutnya, mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel itu menjelaskan, setelah pihaknya melakukan pengecekan barang bukti yang didapatkan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel diperoleh total berat barang bukti tersebut sebanyak 6,795 Kg.

Restu mengaku, sabu tersebut awalnya ada 20 kaleng, namun 6 kaleng sudah berhasil diedarkan di wilayah Makassar oleh para tersangka. Dimana rata-rata berat satu kaleng tersebut sebanyak 500 gram. Pihaknya juga menduga ada jaringan internasional yang ikut terlibat dalam kasus ini.

“Informasi awal dari laki-laki inisial D warga negara asing yang tidak berdomisili di wilayah Indonesia kami masih mencoba mengembangkan jaringan internasional tersebut,” terangnya.

Baca Juga : Mudik Aman, Keluarga Nyaman, Polsubsektor Kepulauan Sangkarrang Pastikan Pelayaran Selamat

Saat ini keempat pelaku disebut masih diamankan di sel tahanan Polres Pelabuhan Makassar guna penyelidikan lebih lanjut. Keempat pelaku sendiri dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman, pidana penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun atau seumur hidup dan atau pidana mati,” tutup Restu. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 13:54
Pemilahan Sampah Sejak 2025, RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Berbasis Kolaborasi Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Budaya memilah sampah di RT 04/RW 07 Cluster Berlian Permata, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, telah diterapk...
Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...