SULSELSATU.com – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) Indonesia Growth Project (IGP) Morowali kolaborasi Restorasi Ekosistem Pesisir di pantai Desa Bahomoahi, Bungku Timur, Morowali, Sabtu (20/7/2024).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Bersinergi Lestari dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 perusahaan.
Berkolaborasi bersama karyawan dan kontraktor, stakeholder, organisasi kesatuan pengelola hutan, tokoh pemuda, hingga masyarakat dari 13 desa pemberdayaan, kegiatan ini meliputi aksi bersih-bersih pantai serta penanaman 1200 bibit pohon, yaitu pohon mangrove dan kelapa.
Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional
Head of Health Safety Environment & Risk IGP Mine & JV Oktavianus Riza Ganna menyampaikan apresiasi atas partisipasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, mitra kerja, organisasi masyarakat, pemuda dan seluruh masyarakat yang hadir.
“Kami sangat menghargai partisipasi aktif dari seluruh pihak yang terlibat. Kerja sama ini tidak hanya menunjukkan komitmen kita terhadap pelestarian lingkungan tetapi memperkuat kolaborasi positif PT Vale dengan komunitas lingkar operasi,” ungkap Riza.
Riza menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar simbolis, tetapi merupakan komitmen nyata PT Vale terhadap prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG) yang telah menjadi DNA perusahaan.
Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta
“Meskipun bergerak di industri ekstraktif, kami percaya bahwa praktik-praktik pertambangan yang baik (good mining practices) adalah landasan untuk menjaga bumi dan keseimbangan alam, serta memberdayakan masyarakat,” tambahnya.
Menurut Riza, ekosistem pesisir memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam dan mitigasi perubahan iklim.
Lebih jauh, ia juga menjelaskan, hutan mangrove berfungsi sebagai penahan abrasi dan penyerapan karbon yang signifikan, sementara pohon kelapa membantu melindungi garis pantai dari erosi.
Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing
“Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ucapnya.
Hasnia selaku Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Morowali menyatakan dukungan terhadap kegiatan positif PT Vale untuk kelestarian lingkungan.
Ia juga berharap, kegiatan ini dapat dilaksanakan secara kontinu dan bertanggungjawab.
Baca Juga : Politeknik Sorowako Fokus Cetak Lulusan Siap Industri, Serapan Kerja Alumni Capai 85 Persen
“Terima kasih PT Vale, yang dalam kegiatannya selalu melibatkan unsur Pemerintah Daerah yang dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Morowali. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan di wilayah ini,” katanya.
Asep Anwar, Kepala Desa Bahomoahi, mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang diinisiasi oleh PT Vale.
Menurutnya, kegiatan seperti ini membuktikan komitmen PT Vale terhadap lingkungan dan pelibatan aktif dengan masyarakat lingkar operasi.
Baca Juga : PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik Lewat Upskilling Jurnalis
“PT Vale sudah membuktikan komitmennya untuk lingkungan dan masyarakat. Kami mewakili masyarakat dan pemerintah dari 13 desa pemberdayaan mengapresiasi kegiatan ini,” kata Asep.
Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan salah satu dari banyak inisiatif PT Vale untuk memperkuat keterlibatan komunitas dan menjaga keberlanjutan lingkungan dalam operasionalnya.
Sebelumnya, PT Vale melaksanakan kegiatan serupa di Pantai Desa Bahomoahi pada 2023 lalu.
Dalam kegiatan tersebut PT Vale melibatkan banyak komunitas lokal dengan mengedukasi pentingnya pelestarian pesisir mulai dari penanaman mangrove hingga aksi bersih-bersih pantai dan pemilahan sampah sesuai jenisnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar