SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai NasDem akhirnya menetapkan jagoannya di Pilkada Bone 2024. Mereka mantap akan mengusung Andi Asman Sulaiman yang berpaket dengan Andi Akmal Pasluddin. Hal itu ditegaskan Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse (RMS), Kamis 25 Juli 2024.
Wakil Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPW NasDem Sulsel Mustaqim Musma mengatakan Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal sepakat berpaket. Andi Asman sebagai calon bupati, dan Andi Akmal posisi calon wakil bupati.
“Partai NasDem siap mengusung Pak Andi Asman berpaket dengan Pak Andi Akmal di Bone. Pasangan ini sudah final,” kata Taqim kepada awak media pada Kamis (25/7/2024).
Baca Juga : Bimtek Dihadiri 200 Kader, Cicu Klaim NasDem Sulsel Makin Solid Jelang Pemilu 2029
Taqim menuturkan, Andi Asman memiliki peluang besar menang di Pilkada Bone. Ditambah berpasangan dengan Andi Akmal yang sudah punya pengalaman sebagai politisi.
Pasangan Andi Asman dan Andi Akmal juga difinalkan setelah DPD NasDem Bone yang diketuai oleh Muhammad melakukan komunikasi secara intensif.
“Kami telah mengkaji pasangan ini, khususnya hasil survei dan hal-hal lainnya. Dan paket ini juga sudah menjadi keinginan kader di tingkat bawah khususnya di NasDem Bone,” tambah Taqim.
Baca Juga : Rudianto Lallo Minta Kader NasDem Sulsel Perkuat Kekompakan Jelang Pemilu 2029
Tentu bergabungnya dua figur ini, lanjut Taqim, semakin membuka peluang menang di Pilkada Bone. “Dan NasDem siap all out mendukung pasangan ini sampai menang,” kunci Taqim.
Nasdem memiliki 4 kursi di DPRD Bone hasil Pileg 2024. Sementara syarat mengusung di Pilkada Bone minimal 9 kursi.
Andi Asman merupakan Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone. Ia juga sekaligus adik dari Mentan RI, Andi Amran Sulaiman dan mantan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
Baca Juga : Syaharuddin Alrif Konsolidasikan Kader NasDem Sulsel, Target Pertahankan Kekuatan di 2029
Sementara Andi Akmal merupakan Anggota DPR RI dua periode sejak 2014 lalu. Kader PKS ini juga pernah menjadi anggota DPRD Sulsel periode 2004–2014.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar