Logo Sulselsatu

Pemkot Makassar Komitmen Tekan Angka Penurunan Stunting

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Senin, 14 Oktober 2024 17:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang berlangsung di Hotel Horison Ultima, Senin (14/10/2024).

Dalam sambutannya, Andi Arwin menekankan pentingnya tindakan nyata terhadap data stunting yang ada, bukan hanya melihat angka-angka tanpa melakukan intervensi di lapangan.

“Jangan sampai data stunting hanya dilihat saja tanpa ditindaklanjuti. Camat sebagai ujung tombak wilayah harus aktif mencatat dan mengelola data serta kreatif dalam membangun kolaborasi untuk mendorong perangkat daerah menghadirkan solusi penurunan angka stunting,” tegas Andi Arwin Azis.

Baca Juga : Prevalensi Stunting di Makassar Meningkat 7,2 Persen

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam memastikan upaya pencegahan dan penanganan stunting berjalan efektif.

“Keberhasilan kita diukur dari kemampuan kita untuk mengajak semua pihak terlibat dalam upaya penurunan angka stunting. Pak Kadis dan tim TPPS saya apresiasi, dan saya harap kita bisa membangun kolaborasi yang kuat menghadapi tingginya angka stunting,” ujar Andi Arwin.

Ia juga meminta staf ahli dan kepala OPD untuk lebih fokus dalam menjalankan tugas masing-masing dan mengkoordinasikan upaya penurunan stunting di wilayahnya.

Baca Juga : Danny Pomanto Target Tahun 2024 Makassar Zero Stunting

“Setiap hari kita pantau progres kinerja perangkat daerah, terutama program-program yang berdampak langsung terhadap penurunan angka stunting,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Andi Arwin juga menyinggung program “Gemar Makan Telur” yang sudah digalakkan oleh pemerintah provinsi. Ia berharap program serupa bisa lebih masif di tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan.

“Harusnya kita di wilayah kelurahan dan kecamatan yang lebih gencar, karena mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, ia meminta agar angka stunting di setiap kelurahan dan kecamatan dipantau secara berkala setiap bulan, untuk melihat efektivitas program yang sudah dijalankan.

“Kita harus melihat data setiap bulannya, apakah ada penurunan. Ini penting agar kita bisa memastikan program yang kita lakukan berdampak nyata,” pungkas Andi Arwin. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...