Logo Sulselsatu

Kapolda Sulsel Irjen Yudhiawan Ngopi Bareng Awak Media, Tekankan Netralitas Polri di Pilkada 2024

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 29 Oktober 2024 14:34

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol Yudhiawan ngopi bareng bersama awak media di Sulsel. Kegiatan silaturahmi ini berlangsung di warkop Dg Anas Faisal, Jalan Faisal, Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Senin (28/10/2024) malam.

Dalam silaturahmi ini, Irjen Pol Yudhiawan hadir didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Zulham Efendi, Dirsamapta Polda Sulsel Kombes Pol Setiadi Sulaksono, dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib.

Kedatangan orang nomor satu di Polda Sulsel itu langsung disambut oleh puluhan pimpinan media dan wartawan di Kota Makassar. Sambil bincang-bincang dengan awak media, Irjen Pol Yudhiawan menyampaikan beberapa fokus utamanya dalam penyelenggaraan pengamanan atau kamtibmas di wilayah Sulawesi Selatan, salah satunya adalah pengamanan pelaksanaan Pilkada 2024.

Baca Juga : Pertemuan Perdana, Kakanwil Kemenkum Sulsel Minta Dukungan Kapolda untuk Penegakan Hukum

“Ini sebagai bentuk mitra kepolisian dengan media yah, ini dilakukan di warkop, saya kira ini tepat menjalin silaturahmi antara Kepolisian Polda Sulsel dengan media. Apalagi kita dalam suasana Pilkada, sama-sama kita menjaga situasi Kamtibmas,” ujar Irjen Pol Yudhiawan.

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa penuntasan kasus yang akan menjadi fokusnya, baik masalah kriminal umum (Krimum) maupun kriminal khusus (Krimsus). “Penanganan korupsi, penangan narkoba,” turutnya.

Bukan itu saja, Irjen Pol Yudhiawan juga menyampaikan beberapa kasus lain yang sementara diselidiki pihaknya seperti kasus kosmetik atau produk skincare yang mengandung merkuri atau bahan kimia yang beredar di wilayah Sulsel.

Di mana kasus ini belakangan tengah menjadi perhatian masyarakat usai viral di media sosial. Produk-produk atau skincare asal Sulsel awalnya disoroti atau di review oleh dokter estetika dan kecantikan ternama, dr Oky Pratama.

Dalam unggahannya di akun Instagram-nya, dr Oky menilai beberapa produk skincare di Kota Makassar atau Sulsel mengandung merkuri atau bahan kimia berbahaya yang dapat merusak kulit jika terus digunakan.

Viral masalah tersebut turut direspon Polda Sulsel, secara tegas Yudhiawan mengatakan salah satu tugas utama kepolisian adalah memastikan keselamatan masyarakat. Untuk itu, pihaknya disebut masih mendalami masalah tersebut. “Lanjut, sekarang masih diperiksa (diselidiki),” sebutnya.

Untuk diketahui, Irjen Pol Yudhiawan resmi menjabat sebagai Kapolda Sulsel sejak 20 September 2024. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991, dengan spesialisasi dan pengalaman yang luas di bidang reserse. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...