Logo Sulselsatu

Catat Kemajuan Strategis, PT Vale IGP Pomalaa Perkuat Dampak Ekonomi dan Keberlanjutan di Kolaka

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 12 Maret 2025 08:04

PT Vale buka puasa bersama media di Kolaka. Foto: Istimewa.
PT Vale buka puasa bersama media di Kolaka. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, KOLAKA – Sebagai salah satu perusahaan nikel berkelanjutan terbesar di Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa terus menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam fase konstruksi.

Hingga Desember 2024, pencapaian laporan kunci perizinan utama untuk proyek pertambangan greenfield saprolite dan limonite telah mencapai 49 persen.

Investasi strategis senilai USD 4,5 miliar ini menegaskan komitmen PT Vale dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kolaka serta memastikan operasional pertambangan yang berkelanjutan.

Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional

Agus Hikmawan selaku Construction Project Manager Specialist IGP Pomalaa menegaskan, proyek ini dirancang tidak hanya untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan keberlanjutan lingkungan dan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Kami melihat proyek IGP Pomalaa sebagai katalisator yang tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur industri nikel di Indonesia tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi lokal, serta inisiatif keberlanjutan yang nyata,” ujar Agus.

Sebagai salah satu proyek prioritas nasional, PT Vale IGP Pomalaa telah menciptakan dampak ekonomi langsung di Kolaka dengan menyerap 2.577 tenaga kerja hingga akhir 2024. Data tersebut sesuai laporan resmi ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kolaka.

Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta

Selain itu, proyek ini turut berkontribusi terhadap penerimaan daerah melalui pajak daerah senilai lebih dari Rp 4 miliar, yang menjadikan PT Vale penerima penghargaan “Wajib Pajak Badan dengan Laporan Terbaik 2024” dari Pemerintah Kabupaten Kolaka.

Di saat yang bersamaan, PT Vale IGP Pomalaa tengah mengakselerasi pembangunan infrastruktur tambang yang mencakup pembangunan jalan tambang (MHR), sistem pengolahan air limbah, fasilitas penyimpanan bijih, hingga pusat kendali operasional.

Agus menegaskan juga bahwa setiap aspek konstruksi berjalan sesuai rencana untuk mendukung operasional pabrik High-Pressure Acid Leach (HPAL) yang akan mempercepat hilirisasi industri nikel di Indonesia.

Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing

“Fokus utama kami adalah memastikan bahwa setiap tahap konstruksi, mulai dari pembersihan lahan, pembangunan jalan tambang, hingga fasilitas pendukung lainnya, berjalan sesuai target dan memenuhi standar keberlanjutan global,” ujarnya.

Selain itu, PT Vale menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan proyek ini.

“Jika kita mampu mengendalikan setiap potensi bahaya di tempat kerja, kita tidak hanya menciptakan lingkungan yang aman, tetapi juga membuka jalan bagi produktivitas yang lebih tinggi,” tambah HSOR senior manager PT Vale IGP Pomallaa Guntur Suryaninghadi.

Baca Juga : Politeknik Sorowako Fokus Cetak Lulusan Siap Industri, Serapan Kerja Alumni Capai 85 Persen

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, PT Vale tengah membangun Pusat Persemaian (Nursery) yang akan menghasilkan satu juta bibit per tahun untuk mendukung reklamasi lahan pascatambang dan pelestarian lingkungan.

Fasilitas ini akan dibangun berdampingan dengan Kebun Raya Kolaka, menjadikannya bagian integral dari ekosistem hijau yang mendukung rehabilitasi kawasan pertambangan.

Selain itu, PT Vale IGP Pomalaa aktif mengimplementasikan berbagai program Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Program Pengembangan Masyarakat (PPM).

Baca Juga : PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik Lewat Upskilling Jurnalis

Salah satu inisiatif unggulan adalah Operasi Katarak Gratis pada Desember 2024 yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs 3: Good Health and Well-being).

“Kami ingin menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan sekadar inisiatif, tetapi bagian dari budaya perusahaan yang berdampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Di sektor pemberdayaan ekonomi, PT Vale juga telah menjalankan program pertanian organik dan pelatihan herbal bagi petani lokal.

PT Vale juga telah mmberikan beasiswa kepada mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia unggul di Kolaka.

Dengan kemajuan strategis yang dicapai hingga 2025, PT Vale IGP Pomalaa semakin mempertegas posisinya sebagai pemimpin dalam industri nikel berkelanjutan di Indonesia.

Agus menekankan, keterlibatan pemangku kepentingan, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga mitra industri, menjadi kunci utama dalam memastikan proyek ini tidak hanya berjalan sesuai rencana tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Keberlanjutan bukan hanya tentang bagaimana kita menambang, tetapi bagaimana kita menciptakan warisan positif bagi daerah dan masyarakat tempat kita beroperasi. Inilah visi PT Vale dalam membangun masa depan industri nikel Indonesia,” pungkas Vanda Kusumaningrum selaku Head of Corporate Communications, yang membuka acara media iftar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...