Logo Sulselsatu

Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

Asrul
Asrul

Selasa, 03 Juni 2025 19:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Di sebuah kampung kecil di pegunungan Desa Arabika, Kecamatan Sinjai Barat, harapan kini menyala terang.

Setelah bertahun-tahun hidup dalam gelap, warga Kampung Menra akhirnya menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh—sebuah hal sederhana bagi banyak orang, namun begitu istimewa bagi mereka.

Anggota DPR RI Komisi VI, Ismail Bachtiar, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, kehadiran listrik di Menra bukan sekadar capaian teknis, tapi kisah nyata perjuangan rakyat yang diperjuangkan dan didengar di ruang-ruang parlemen.

Baca Juga : Usulan ADKASI Direspons Positif, Ketua Komisi II Nilai Skema Hybrid Jadi Jalan Tengah Perjalanan Dinas DPRD

“Saya bersyukur dan bangga. Hari ini Kampung Menra tidak hanya terang secara fisik, tapi juga harapan hidup mereka yang kembali menyala,” ucap Ismail, Selasa (3/6/2025).

Kampung Menra, selama puluhan tahun, bertahan dengan cahaya redup dari lampu minyak tanah.

Untuk mendapatkan sambungan listrik seadanya, mereka harus menyambung kabel dari dusun sebelah, membayar ratusan ribu rupiah, dan tetap hidup dalam keterbatasan.

Baca Juga : VIDEO: Komisi IV DPR RI Dorong Percepatan Pengangkatan PPPK Penyuluh Pertanian

Akses ke kampung ini bukan perkara mudah. Dari Makassar, perjalanan darat bisa memakan waktu hingga empat jam melewati jalur ekstrem berbatu dan rawan longsor.

Namun, keterpencilan itulah yang membuat kehadiran listrik terasa seperti keajaiban kecil yang telah lama dinanti.

PLN bersama dukungan legislatif akhirnya berhasil membangun jaringan tegangan rendah sepanjang 1,55 kilometer dan satu unit gardu berkapasitas 50 kVA.

Baca Juga : Ismail Bachtiar Tekankan Pesan Presiden PKS Agar Kader Fokus pada Pengabdian

Kini, 28 kepala keluarga bisa menyalakan lampu tanpa rasa takut kehabisan minyak atau listrik padam tiba-tiba.

Bagi politisi muda PKS tersebut, hadirnya listrik ini adalah bentuk keadilan energi yang layak diperjuangkan. Ia tak ingin hanya berbicara di ruang sidang, tapi juga memastikan rakyat di desa terpencil tak lagi tertinggal.

“Listrik itu bukan kemewahan, tapi hak dasar. Dan kampung seperti Menra berhak mendapatkan itu,” tegasnya.

Baca Juga : RUU Perubahan UU Kepariwisataan Disepakati, Pasal Soal Pendidikan Tinggi Direvisi

Tak hanya soal penerangan, listrik menjadi pintu masuk bagi kehidupan yang lebih layak—dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi.

Ini bukan proyek pencitraan, kata Ismail, melainkan bukti bahwa kerja legislatif bisa menghadirkan perubahan nyata.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyebut proses pembangunan penuh tantangan.

Baca Juga : DPR Minta Pemerintah Siapkan Mitigasi Dampak Pemangkasan Dana Transfer Daerah

“Kami dihadapkan dengan medan berat dan cuaca tak bersahabat. Tapi kami percaya, terang adalah hak semua warga negara,” ujarnya.

Di tengah syukuran kecil saat listrik pertama kali dinyalakan, Nur (32), seorang ibu rumah tangga, tak kuasa menahan air mata.

Nur teringat bagaimana anaknya sering diejek karena wajahnya menghitam akibat belajar di bawah lampu pelita.

“Sekarang anak-anak saya bisa belajar dengan tenang, tidak takut gelap lagi. Saya terharu sekali,” katanya lirih.

Ani (32), warga lainnya, bercerita dulu harus membayar Rp100 ribu sebulan untuk menyambung listrik dari kampung tetangga. Kini, dengan Rp20 ribu per bulan, mereka mendapat listrik yang jauh lebih baik.

“Terima kasih untuk semua yang sudah peduli. Ini lebih dari cukup bagi kami,” ucapnya singkat, menahan haru.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...