Logo Sulselsatu

Soal Daycare Anak ASN, Legislator Umiyati Minta Pemkot Tak Buru-Buru Bangun Gedung Baru

Asrul
Asrul

Sabtu, 28 Juni 2025 11:38

Legislator PPP Makassar Umiyati. Foto/SS
Legislator PPP Makassar Umiyati. Foto/SS

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rencana Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan fasilitas penitipan anak (daycare) bagi anak-anak Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapat respons positif dari kalangan DPRD. Salah satunya datang dari Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Umiyati, yang menilai inisiatif ini sangat bermanfaat, namun perlu dikaji secara matang dari sisi efisiensi dan urgensi anggaran.

“Menurut saya ini sangat positif sekali. Tapi alangkah baiknya kalau kita manfaatkan dulu ruangan yang ada di kantor, seperti di Balai Kota. Kan luas, banyak ruangan yang tidak terpakai. Cukup satu ruangan saja dulu yang dijadikan daycare,” ujar Umiyati, yang juga menjabat sebagai Bendahara Fraksi PPP DPRD Kota Makassar.

Ia mengingatkan agar Pemkot tidak terburu-buru membangun gedung baru yang berpotensi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, langkah awal yang lebih bijak adalah memanfaatkan aset yang sudah ada.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

“Jangan sampai nanti kita keluarkan biaya dari APBD untuk bangun gedung baru, ternyata tidak efektif dan bangunannya terbengkalai. Lebih baik kita coba dulu, manfaatkan ruang kantor pelayanan yang dekat dengan aktivitas kerja,” tambahnya.

Umiyati menyoroti pentingnya kedekatan antara orang tua dan anak selama jam kerja. Menurutnya, jika daycare berada di lingkungan kerja, para ibu ASN bisa tetap menjalin hubungan emosional yang baik dengan anak mereka.

“Bayangkan kalau ada satu ruangan khusus daycare dekat dengan tempat kerja, si ibu bisa nengok anaknya sewaktu-waktu. Hubungan emosional tetap terjaga, dan ini sangat penting untuk ibu bekerja,” ujarnya.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

Legislator asal PPP ini juga menekankan perlunya pendekatan bertahap dalam mewujudkan program ini. Menurutnya, tahap awal bisa dimulai dari fasilitas sederhana tanpa mengurangi fungsi utamanya.

“Tidak usah dulu yang mewah-mewah. Kita cukup setting satu ruangan ukuran standar, itu sudah bisa jadi daycare sementara. Butuhnya juga tidak banyak biaya kalau kita pakai aset yang sudah ada,” jelasnya.

Lebih jauh, Umiyati juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang akan bertugas di fasilitas tersebut. Ia menekankan bahwa pengasuh anak yang akan ditempatkan di daycare harus memiliki kompetensi yang memadai.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

“Penjaga atau pengasuh anaknya juga harus disiapkan dengan baik. Jangan asal ditempatkan. Harus ada pelatihan, ada standar pelayanan. Ini penting supaya anak-anak ASN ini benar-benar terjaga dengan baik selama dititipkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau yang akrab disapa Appi, menyampaikan rencana pembangunan daycare sebagai respons atas kebutuhan pegawai yang membawa anak ke kantor karena minimnya fasilitas penitipan.

Appi mengungkapkan Pemkot sedang mengkaji dua opsi lokasi, yakni di kawasan Balai Kota dan di lingkungan permukiman ASN. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang ramah keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak.

Baca Juga : Hadiri RDP di DPRD Makassar, Taufan Pawe Minta RSIA Paramount Ditutup Permanen Usai Cucunya Meninggal

Namun, Umiyati menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa sebaik apa pun rencana itu, implementasinya harus realistis dan mengedepankan prinsip efisiensi anggaran.

“Selama itu berpihak kepada ASN dan dilakukan dengan cara yang bijak, tentu kita dukung. Tapi kita juga harus jaga agar keuangan daerah tetap sehat dan tepat sasaran,” tutup anggota Komisi B DPRD Makassar itu.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...