Logo Sulselsatu

Kadis Pendidikan Parepare Klarifikasi Soal Anggaran Toilet Sekolah: “Tidak Bisa Disamakan dengan Rumah Subsidi”

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 12 November 2025 19:14

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare, Makmur Husain, angkat bicara menanggapi sorotan salah satu anggota DPRD Parepare terkait anggaran pembangunan toilet di sejumlah Sekolah Dasar (SD) yang dinilai terlalu besar.

Makmur menegaskan bahwa pandangan tersebut keliru karena membandingkan pembangunan toilet sekolah dengan rumah subsidi yang memiliki perhitungan dan fungsi berbeda.

“Keliru jika disamakan dengan rumah subsidi yang harganya sekitar Rp180 juta per unit, sementara pembangunan toilet sekolah dianggarkan Rp160 juta. Rasio WC di sekolah itu dihitung berdasarkan jumlah siswa, bukan sekadar bangunan fisik,” tegas Makmur, Rabu (12/11/2025).

Ia menjelaskan, pembangunan toilet sekolah mengacu pada standar minimal fasilitas pendidikan, di mana setiap sekolah wajib memiliki minimal tiga unit WC — masing-masing untuk siswa laki-laki, siswa perempuan, dan guru.

“Fasilitas WC di sekolah sudah ada standar minimalnya. Selain itu, kami juga memperhitungkan jumlah siswa di tiap sekolah. Kalau siswa laki-laki 60 orang dan perempuan 50 orang, tentu kebutuhan toiletnya tidak cukup hanya satu atau dua,” ujarnya.

Menyoal nilai anggaran yang dinilai tinggi, Makmur menegaskan bahwa seluruh perhitungan mengacu pada Satuan Standar Harga (SSH) yang berlaku di Pemerintah Kota Parepare.

“Soal nilai anggarannya itu mengacu pada SSH. Rencana Anggaran Biaya (RAB) dibuat oleh perencana berdasarkan harga satuan yang telah ditetapkan. Selama sesuai dengan SSH dan sudah melalui proses reviu, tentu tidak ada masalah,” terang Makmur.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 3 Parepare, Faisal Hasyim, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas program pembangunan toilet sekolah yang dijalankan Pemerintah Kota Parepare.

Menurutnya, ketersediaan toilet di sekolah sangat penting sebagai bagian dari fasilitas penunjang kenyamanan dan kebersihan siswa.

“Sekarang toilet yang ada belum mencukupi. Dengan 60 murid laki-laki dan 50 perempuan, idealnya kami harus punya enam toilet. Namun, saat ini hanya tersedia dua untuk laki-laki dan dua untuk perempuan. Jadi memang masih butuh tambahan,” kata Faisal.

Ia menegaskan, program pembangunan toilet sekolah ini sangat membantu pihak sekolah dalam menyediakan sarana yang layak bagi siswa dan guru.

“SD Negeri 3 Parepare sangat membutuhkan dan menyambut positif pengadaan toilet yang sementara dibangun ini,” tandasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Alfa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar26 Mei 2026 14:31
Munafri Tegaskan Komitmen Percepat Jembatan Barombong, Urai Kemacetan Makassar Selatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, mempercepat proses untuk pembangunan Jembatan Kembar Barombong di Kecamatan Tamal...
Lifestyle26 Mei 2026 12:58
PLN UIP Sulawesi Ajak Pegawai Terapkan Gaya Hidup Sehat Lewat Wellness League
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi turut melaksanakan peluncuran Program Pemeliharaan Kesehatan Preventif bertajuk PLN Wellness Le...
Hukum26 Mei 2026 12:36
Bupati Bulukumba Didesak Tunjukkan Komitmen Pemerintahan Bersih, Dukung Kejari Tuntaskan Kasus Pasar Sentral
SULSELSATU.com, BULUKUMBA — Desakan agar Pemerintah Kabupaten Bulukumba menunjukkan komitmen nyata terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih ter...
News26 Mei 2026 11:58
MDA Gandeng Peternak dan Koperasi Lokal Salurkan 34 Sapi Kurban
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menyalurkan 34 ekor sapi kurban kepada masyarakat di wilayah operasional perusahaan dalam rangka menyambut Hari Raya Idulad...