Logo Sulselsatu

Menuju 2026, Taufan Pawe Dorong Optimalisasi Kinerja Kementerian dan Penyelenggara Pemilu

Asrul
Asrul

Rabu, 03 Desember 2025 11:32

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi II DPR RI sekaligus anggota Badan Anggaran (Banggar), Taufan Pawe dari Fraksi Partai Golkar, menyampaikan sejumlah catatan penting terkait hasil rapat kerja Komisi II yang membahas evaluasi dan proyeksi program kerja kementerian dan lembaga tahun 2025. Rapat tersebut digelar pada Selasa, 25 November 2025.

Dalam keterangannya kepada media pada Rabu, 3 Desember 2025, Taufan menyoroti capaian kinerja Kementerian ATR/BPN sebagai salah satu mitra utama Komisi II. Ia menyebut progres kementerian tersebut telah mencapai 98 persen.

“Kalau saya melihat progres kinerja mereka, khususnya Kementerian ATR/BPN, capaiannya sudah 98 persen,” ujar mantan Wali Kota Parepare dua periode itu.

Baca Juga : Tatap Pemilu 2029, Golkar dan Kosgoro Sulsel Bidik 62 Persen Pemilih Muda

Ia optimistis kementerian yang kini dipimpin Nusron Wahid mampu memenuhi target 100 persen sekaligus menjaga marwah institusi, meski kerap berada dalam sorotan publik akibat berbagai persoalan agraria.

Selain Kementerian ATR/BPN, Komisi II turut mengevaluasi pemaparan kinerja KPU dan Bawaslu. Menurut Taufan, penyampaian kedua lembaga penyelenggara pemilu itu dinilai cukup memuaskan, namun tetap membutuhkan pembenahan menyeluruh menuju tahun 2026.

Ia menekankan bahwa berbagai masalah yang muncul dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 harus menjadi pelajaran penting untuk membangun sistem kepemiluan yang lebih baik.

Baca Juga : Usman Marham Antar Ketum Bahlil ke Bandara, Muhidin Dinilai sebagai Lokomotif Suksesnya Musda Golkar Sulsel

“Saya optimis, kalau Komisi II terus memberikan dukungan, pendalaman, dan kritik konstruktif kepada mitra-mitra kami, maka 2026 akan menjadi tahun yang menjanjikan bagi peningkatan kinerja,” ujarnya.

Menanggapi efisiensi anggaran yang kemungkinan kembali diterapkan pada 2026, Taufan mengingatkan kementerian dan lembaga agar tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk menurunkan kualitas kinerja.

“Faktanya memang terjadi efisiensi, tetapi itu tidak boleh menjadi alasan untuk tidak bekerja optimal,” katanya.

Baca Juga : IAS Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sulsel, Siap Susun Kepengurusan Baru

Ia menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tengah berupaya memastikan anggaran negara digunakan secara tepat dan tidak terbuang percuma. Karena itu, kementerian dan lembaga dituntut mampu menerapkan fungsi manajerial yang baik agar program tetap berjalan tanpa hambatan.

Komisi II juga mulai menyiapkan gambaran konkret terkait pembenahan sistem kepemiluan untuk menuju Pemilu 2029. Menurut Taufan, pengalaman buruk pada penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 menjadi catatan penting yang harus dibenahi.

Ia menekankan bahwa sistem kepemiluan yang ideal harus demokratis, transparan, dan mampu memperlihatkan kinerja maksimal dari penyelenggara. Salah satu fokus pembenahan adalah peningkatan kualitas proses rekrutmen di KPU, Bawaslu, dan DKPP.

Baca Juga : Bahlil Lahadalia Soroti Musda Golkar Sulsel yang Sempat Digelar di Jakarta

Taufan juga menilai sosialisasi kepada masyarakat harus diperkuat agar publik memahami secara utuh sistem kepemiluan yang akan diterapkan pada masa mendatang.

“Tidak ada pilihan lain, sosialisasi harus dimaksimalkan agar masyarakat benar-benar memahami seperti apa sistem kepemiluan yang ideal,” ujarnya.

Komisi II menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi, monitoring, serta mendorong perubahan regulasi demi memastikan pelayanan publik tetap optimal dan penyelenggaraan Pemilu 2029 berlangsung lebih baik.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 10:57
Pegadaian Kanwil VI Luncurkan Program PANDE EMAS untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) meluncurkan Program PANDE...
News06 Agustus 2026 10:23
Buka Kebun Merica di Hutan Lindung Loeha Raya, 3 Orang Warga Ditahan Gakkum Sulawesi
Tiga orang warga di Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur ditahan oleh Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sulawesi setelah diduga membuka kebun meric...
Bisnis06 Agustus 2026 10:03
PT HAP Hadirkan Rumah Subsidi dan Komersial di APEX 2026, Targetkan Penjualan 100 Unit
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Hidayat Anugrah Pratama (HAP) memastikan akan ambil bagian dalam APERSI Property Expo (APEX) 2026 yang berlangsung di ...
Ekonomi06 Agustus 2026 09:34
Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi
Kalla Institute terus memperkuat perannya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)....