SULSELSATU.com – Upaya Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) dalam menggencarkan kampanye keselamatan berkendara kembali diwujudkan melalui edukasi safety riding untuk siswa-siswi SMKN 2 Pangkep.
Lebih dari 50 peserta mengikuti kegiatan ini pada Kamis (11/12/2025), yang dipandu langsung oleh Wanny selaku instruktur safety riding Asmo Sulsel.
Sebagai generasi muda yang kelak akan banyak beraktivitas di jalan raya, para siswa mendapat pemahaman mendalam tentang bagaimana berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Baca Juga : Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Tidak hanya mempelajari teori, para peserta juga diajak untuk memahami kebiasaan kecil yang sering diabaikan, namun sangat berpengaruh terhadap keselamatan.
Dalam penyampaian materinya, Wanny menjelaskan bahwa salah satu penyebab terbesar kecelakaan adalah kurangnya fokus pengendara.
Rasa kantuk, kelelahan, hingga terburu-buru seringkali membuat seseorang mengabaikan langkah-langkah penting sebelum berkendara.
Baca Juga : Roadshow Terakhir Honda DBL 2026 Sambangi Dua Sekolah di Gowa dan Makassar
Karena itu, ia menegaskan bahwa kondisi tubuh harus menjadi perhatian utama sebelum memutar kunci motor.
“Banyak orang berpikir bahwa teknik berkendara adalah segalanya. Padahal, kondisi tubuh dan fokus seorang pengendara adalah fondasi paling penting. Motor secanggih apa pun tidak akan bisa melindungi bila pengendaranya tidak berada dalam kondisi ideal,” ujar Wanny.
Selain faktor fisik, Wanny juga mengingatkan pentingnya perlengkapan berkendara.
Baca Juga : Solusi Mobilitas di Tengah Kelangkaan BBM, Asmo Sulsel Hadirkan Promo Honda EV
Ia menyebutkan bahwa helm, sarung tangan, sepatu tertutup, jaket, hingga celana panjang bukan hanya atribut tambahan, melainkan bagian dari sistem perlindungan yang dapat mengurangi risiko fatal ketika kecelakaan terjadi.
Kesadaran menggunakan perlengkapan lengkap sejak dini diharapkan dapat membentuk pola kebiasaan yang baik pada pelajar.
“Perlengkapan berkendara mungkin terlihat sederhana, tetapi fungsinya sangat besar. Kebiasaan memakai helm berstandar, atau sekadar memastikan sepatu yang kita gunakan menutup bagian kaki secara baik, itu bisa jadi pembeda antara cedera ringan dan cedera serius di jalan,”tambah Wanny.
Baca Juga : Asmo Sulsel Edukasi Safety Riding 40 Karyawan Jordan Bakery di Gowa
Melalui edukasi ini, Asmo Sulsel berharap siswa-siswi SMKN 2 Pangkep dapat menjadi contoh positif di lingkungan masing-masing.
Sebagai generasi yang lebih dekat dengan kendaraan bermotor, mereka diharapkan dapat tumbuh menjadi pengguna jalan yang disiplin, peduli, dan memprioritaskan keselamatan.
Dengan antusiasme tinggi dari para peserta, edukasi ini menjadi bukti bahwa kesadaran keselamatan dapat dibangun melalui pendekatan yang tepat dan konsisten.
Baca Juga : 135 Peserta Ramaikan Honda Modif Contest 2026 di Maros, Tarik 3.000 Pengunjung
Asmo Sulsel berkomitmen untuk terus hadir memberikan edukasi di berbagai sekolah dan komunitas guna mewujudkan perjalanan yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar