Logo Sulselsatu

Respons Era Digital, Prodi Jurnalistik UIN Alauddin Tambah Mata Kuliah AI

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Selasa, 17 Februari 2026 18:34

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Program Studi Jurnalistik, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin menggelar kegiatan review kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) di Double A Samata, Selasa (17/02/2026). Kegiatan ini sebagai langkah penyesuaian terhadap dinamika industri media yang terus berubah.


‎Kegiatan ini melibatkan dosen, gugus penjamin mutu, mahasiswa, alumni, praktisi media, serta pengguna lulusan dari institusi pemerintah maupun swasta.

‎Ketua Jurusan Jurnalistik, Nur Latif menegaskan bahwa pembaruan kurikulum menjadi kebutuhan mendesak agar lulusan mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia jurnalistik modern.

‎“Review kurikulum berbasis OBE ini kami lakukan untuk memastikan capaian pembelajaran benar-benar selaras dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

‎Ia menambahkan bahwa sejumlah mata kuliah lama yang dinilai tidak lagi relevan telah dihapus atau diperbarui.

‎“Kami mengevaluasi secara menyeluruh, termasuk menghapus mata kuliah yang tidak lagi sesuai dengan perkembangan industri media, lalu menggantinya dengan mata kuliah yang lebih kontekstual dan aplikatif,” jelasnya.

‎Menurutnya, perubahan kurikulum ini bukan sekadar formalitas akademik, melainkan strategi peningkatan kualitas lulusan.

‎“Kami ingin lulusan jurnalistik tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga memiliki kompetensi teknis, adaptif terhadap teknologi, serta mampu bekerja lintas platform media,” tutup Nur Latif.

‎Sementara itu, Direktur Utama Radio Raz FM, Muannas yang hadir sebagai stakeholder dan pengguna lulusan, menilai pembaruan kurikulum merupakan langkah tepat di tengah perubahan industri media.

‎“Dunia jurnalistik kini berubah drastis seiring massifnya teknologi AI. Oleh karena itu, penting kita sebagai institusi pendidikan untuk menyesuaikan, agar lulusan kita ini mampu bersaing,” katanya.

‎Ia menilai lulusan jurnalistik saat ini dituntut memiliki kemampuan yang lebih luas dibanding generasi sebelumnya.

‎“Media tidak lagi hanya bicara soal menulis berita, tapi juga penguasaan data, teknologi, hingga strategi distribusi konten digital,” ujarnya.

‎Muannas juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus dan industri.

‎“Kami sebagai pengguna lulusan tentu berharap kampus terus membuka ruang dialog dengan industri agar kurikulum selalu relevan dengan kebutuhan lapangan,” tambahnya.

‎Pandangan senada disampaikan praktisi media, Sayyid Alwi Fauzy, yang menilai kurikulum jurnalistik harus benar-benar berbasis kebutuhan dunia kerja.

‎“Mata kuliah jurnalistik harus disesuaikan dengan kebutuhan industri, bukan hanya mengikuti tren akademik,” ungkapnya.

‎Ia menilai kemampuan teknis dan adaptasi teknologi menjadi faktor utama keberhasilan lulusan.

‎“Mahasiswa harus dilatih menghadapi realitas newsroom modern yang serba cepat, berbasis data, dan terhubung dengan teknologi,” katanya.

‎Menurutnya, integrasi praktik industri dalam pembelajaran menjadi kunci.

‎“Jika kurikulum mampu menghadirkan simulasi kerja nyata, maka lulusan akan lebih siap masuk dunia profesional tanpa banyak penyesuaian,” tuturnya.

‎Dalam review tersebut, Prodi Jurnalistik mengadopsi sejumlah mata kuliah baru ke dalam kurikulum OBE, di antaranya Jurnalistik AI, Big Data dan Algoritma, Media Handling, serta Advertorial.

‎Adapun mata kuliah yang dinilai tetap relevan dan dipertahankan antara lain Media Sosial dan Jurnalistik Digital, Jurnalisme Data, serta Jurnalisme Advokasi.

‎Kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan awal penguatan kurikulum berbasis kompetensi yang mampu melahirkan jurnalis adaptif, kritis, dan siap bersaing di era transformasi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...