Logo Sulselsatu

Pasar Tokenisasi Aset Tembus US$25 Miliar, Aplikasi PINTU Tambah 10 Tokenized Assets Global

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 24 Februari 2026 03:26

Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad. Foto: Istimewa.
Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Pintu Kemana Saja (PINTU) terus memperluas pilihan investasi bagi penggunanya. Aplikasi investasi crypto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut melisting 10 tokenized assets global yang kini bisa diperdagangkan langsung di aplikasi PINTU.

Menurut Pintu Academy, tokenisasi adalah proses mengubah hak kepemilikan suatu aset menjadi token digital yang disimpan di jaringan blockchain.

Aset yang dapat ditokenisasi mencakup saham, obligasi, komoditas, ETF, hingga properti, sehingga dapat diakses secara digital dan lebih efisien.

Baca Juga : OJK Sanksi Pelaku Pasar Modal, Denda Rp327 Miliar

Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad mengatakan, sepanjang Februari hingga Maret 2026, PINTU telah menambahkan 10 tokenized assets baru.

Aset tersebut antara lain token saham dan ETF global seperti Mastercard, JPMorgan Chase, Chevron, AMD, Eli Lilly, UnitedHealth, hingga PepsiCo, serta beberapa produk Exchange Traded Fund (ETF).

“Melalui tokenisasi aset, investor crypto bisa melakukan diversifikasi portofolio tidak hanya ke aset crypto murni, tetapi juga ke aset global seperti saham, ETF, emas, dan perak dalam bentuk token digital yang mudah diakses,” ujar Iskandar.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Lima Proyek Investasi Unggulan Lewat SSIC 2026

Berdasarkan data dari rwa.xyz, nilai pasar tokenisasi Real World Asset (RWA) terus menunjukkan tren positif. Total nilai aset RWA yang tercatat secara on-chain telah mencapai US$25,03 miliar atau sekitar Rp423 triliun.

Tokenisasi RWA juga menjadi salah satu topik utama dalam konferensi internasional Consensus Hong Kong seiring meningkatnya minat institusi besar terhadap sektor ini.

Sejumlah pengamat menilai, teknologi blockchain membuat proses tokenisasi aset menjadi lebih efisien, cepat, dan transparan. Seluruh transaksi dapat tercatat secara terbuka dan mudah diverifikasi.

Baca Juga : Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen

Iskandar menambahkan, dengan penambahan tokenized assets tersebut, kini terdapat lebih dari 300 aset crypto yang dapat diperdagangkan di aplikasi PINTU.

“Melihat potensi besar tokenisasi aset, kami akan terus menghadirkan pilihan aset crypto yang relevan agar pengguna PINTU bisa melakukan diversifikasi portofolio secara optimal dan mengakses peluang investasi global dengan lebih mudah,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...