SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perayaan Imlek tahun ini dirayakan berbeda bagi jajaran manajemen Phinisi Hospitality Indonesia (Phi).
Bertepatan dengan Tahun Kuda Api yang bersanding dengan bulan Suci Ramadan, PHI memilih tidak menggelar open house seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebagai gantinya, momen tersebut dirayakan dalam satu tema besar “Harmoni”.
Komisaris Utama PHI Willianto Tanta mengatakan, keputusan tersebut diambil karena perayaan Imlek dan Ramadan tahun ini berlangsung hampir bersamaan. Bahkan secara nasional, perayaan Imlek 2026 juga mengangkat tema “Harmoni Imlek Nusantara”.
Baca Juga : Program Idul Fitri Bahagia LAZ Hadji Kalla Bagi Ribuan Paket Sembako di 23 Kabupaten
“Tahun ini kami tidak mengadakan open house karena Imlek bersamaan dengan Ramadan. Jadi kami rayakan bersama, makanya kami sebut harmoni,” ujarnya.
Perayaan ini tidak hanya melibatkan internal perusahaan, tetapi juga karyawan, relasi, serta 200 anak yatim piatu dari lima panti asuhan di Kota Makassar. Total undangan yang hadir mencapai sekitar 1.000 orang.
Menurut Willianto, Tahun Kuda Api diharapkan membawa energi positif bagi perusahaan dan masyarakat. Dalam kepercayaan Tionghoa, kuda dikenal sebagai simbol kekuatan dan kecepatan. Ia berharap semangat tersebut menjadi dorongan untuk terus maju dan mempererat persatuan.
Baca Juga : 20 Terminal Penumpang Pelindo Regional 4 Siap Hadapi Mudik Lebaran 2026
“Shio kuda dikenal sebagai salah satu yang terkuat. Semoga ini menjadi kekuatan bagi kita semua. Apalagi tahun ini bisa bertemu dengan Ramadan, ini harmoni yang luar biasa. Tahun depan pun dalam kalender kembali berdekatan dengan Ramadan, semoga semakin harmonis,” tambahnya.
Ke depan, PHI juga membuka peluang kerja sama bagi hotel-hotel yang ingin dikelola secara profesional. Perusahaan siap membantu dalam pengelolaan operasional.
Willianto menyebut, di Indonesia Timur lebih dari 50 persen general manager hotel berasal dari Bugis-Makassar dan memiliki jejaring yang kuat dengan PHI.
Baca Juga : Pelindo Regional 4 Prediksi Penumpang Mudik Lebaran 2026 Tembus 882.620 Orang, Naik 5 Persen
“Ini salah satu bukti bahwa orang Makassar bisa juga bersaing dan menunjukkan kapasitasnya,” katanya.
Senada dengan itu, CEO PHI Anggiat Sinaga menegaskan, perbedaan bukanlah ruang konflik, melainkan ruang untuk membangun keharmonisan. Ia menyebut Ramadan dan Imlek tahun ini hanya terpaut satu hari, sehingga menjadi momentum tepat untuk mempererat silaturahmi.
“Kita memadukan buka puasa dan perayaan Imlek dalam satu harmoni. Perbedaan harus dinikmati sebagai keharmonisan, sesuai falsafah Nabi Muhammad yang menghargai keberagaman,” ujarnya.
Baca Juga : Asmo Sulsel Berbagi Ramadan untuk Panti Asuhan Al Wahab Makassar
Ia berharap momentum ini dapat memperkuat tali persaudaraan dan menumbuhkan sikap saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat.
Perayaan Harmoni Imlek dan Ramadan Phinisi Hospitality Indonesia berlangsung di Claro Makassar pada Rabu, 25 Februari 2026, dalam suasana penuh kebersamaan dan toleransi.
Turut hadir Bendahara Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Ir. H. Andi Thaswin Abdullah. Ia mengatakan, Gema Harmoni Imlek dan Buka Puasa Bersama yang digelar PHI
menjadi simbol kepedulian sosial perusahaan.
Baca Juga : KALLA Land & Property Buka Puasa Bersama Karyawan dan 1000 Anak Panti Asuhan
“Ini juga menyatukan kita sekaligus mempertegas peran industri perhotelan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga kontribusi sosial,” tuturnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar