SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) kembali menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar kampus di Kampus Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, pada Senin (9/3/2026).
Kegiatan tahunan ini menjadi momentum mempererat hubungan dengan para pendahulu serta keluarga besar kampus.
Rektor Rakhim Nanda menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memang dirancang sebagai ajang silaturahmi antara pimpinan kampus saat ini dengan para pendahulu Unismuh, termasuk keluarga para pendiri dan pimpinan dari berbagai periode.
Baca Juga : Unismuh Makassar Gelar Jalan Sehat Semarak Milad ke-63, Ribuan Peserta Ikut Meriahkan
Menurutnya, kehadiran para tokoh yang pernah membangun Unismuh menjadi pengingat penting terhadap sejarah berdirinya kampus hingga perkembangannya dari masa ke masa.
“Ini hajatan tahunan yang sengaja didesain untuk membangun silaturahmi dengan para pendahulu Universitas Muhammadiyah Makassar, mulai dari keluarga founding fathers hingga keluarga para pimpinan dari periode ke periode,” ujar Rakhim Nanda.
Ia menegaskan, mengenang sejarah merupakan hal penting bagi Unismuh karena dapat menjadi sumber inspirasi bagi pimpinan saat ini dalam merumuskan langkah pengembangan kampus ke depan.
Baca Juga : Pelantikan Pejabat Struktural Unismuh Jadi Momentum Penguatan I-GIFT dan Budaya Amanah
“Bagi Unismuh, mengenang sejarah itu penting untuk memberi sugesti atau kekuatan bagi pemimpin yang ada sekarang untuk memikirkan langkah-langkah pengembangan universitas di masa yang akan datang,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Rakhim Nanda juga menyampaikan apresiasi kepada para tamu undangan yang telah meluangkan waktu menghadiri kegiatan silaturahmi tersebut.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan, sekaligus mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.
Baca Juga : Dua Profesor Jepang Akan Berkuliah Tamu di Unismuh, Buka Peluang Riset dan Pertukaran Mahasiswa
“Semoga kita semua diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk meraih kemuliaan di sepuluh hari terakhir Ramadan,” tuturnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar