Logo Sulselsatu

Tinjau Pasar Murah di Monumen Mandala, Munafri Pastikan Warga Terlayani dengan Harga Sesuai

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 13 Maret 2026 16:39

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung meninjau pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Makassar di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (13/3/2026) pagi.

Kunjungan tersebut dilakukan Munafri untuk memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program intervensi harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Munafri tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WITA dan menyempatkan diri berdialog dengan warga yang tengah antre membeli kebutuhan pokok. Ia juga memantau langsung ketersediaan serta harga bahan pangan yang dijual di gerakan pasar murah tersebut.

Munafri menjelaskan gerakan ini merupakan upaya pemerintah kota menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Total ada sembilan titik yang dibuka hari ini. Ini sengaja kita lakukan untuk memberikan intervensi terhadap kebutuhan pangan masyarakat menjelang hari raya,” ujar Munafri.

Ia menegaskan, pasar murah tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah agar masyarakat tidak terbebani oleh kenaikan harga yang kerap terjadi menjelang Lebaran.

“Kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan harga eceran yang sesuai dengan aturan pemerintah. Ini juga untuk menghindari selisih harga yang dimainkan oleh tengkulak,” jelasnya.

Munafri memastikan kegiatan pasar murah tidak hanya berlangsung sehari, melainkan terus digelar hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri di berbagai titik berbeda yang menjangkau seluruh kelurahan.

“Ini berjalan sampai H-1 Lebaran. Setiap hari kita buka di sembilan titik dan diupayakan menjangkau hampir seluruh kecamatan, minimal satu kelurahan setiap kecamatan,” katanya.

Munafri cukup lama berdiri melihat antusiasme warga yang memadati lokasi pasar murah sejak pagi meski cuaca matahari terik. Untuk memastikan pemerataan, Ia memastikan pembelian bahan pokok perorang dibatasi agar lebih banyak warga dapat merasakan manfaat program tersebut.

“Alhamdulillah animo warga sangat bagus. Karena itu pembeliannya juga kita batasi supaya semua masyarakat punya kesempatan yang sama mendapatkan bahan pokok dengan harga yang sudah ditetapkan,” pungkasnya.

Diketahui, dalam gerakan pasar murah tersebut masyarakat dapat membeli lima komoditas utama dengan harga subsidi.

Di antaranya beras 5 kilogram seharga Rp57.000, telur ayam satu rak Rp56.000, gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Usai meninjau titik pertama di kawasan Monumen Mandala, Munafri kemudian melanjutkan peninjauan ke titik gerakan pasar murah lainnya di Jalan Kakak Tua, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...