SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mencatat lonjakan trafik data sebesar 21 persen selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1447 H. Periode ini berlangsung pada 19–29 Maret 2026. Trafik juga naik 7 persen dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.
Lonjakan ini terjadi karena tingginya mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran 2026. Jumlah pemudik diperkirakan mencapai 140 juta orang di seluruh Indonesia.
Tim Customer Experience & Service Operation Center (CESOC) memantau kenaikan trafik di berbagai wilayah. Trafik meningkat di daerah tujuan mudik dan kawasan wisata. Kabupaten Pemalang mencatat kenaikan hingga 87 persen.
Baca Juga : Operasi Ketupat 2026, Pemkab Gowa Fokus Urai Kemacetan Titik Rawan
Kawasan wisata Dieng Plateau mencatat lonjakan tertinggi hingga 562 persen dibandingkan hari normal sebelum Ramadan.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART Shurish Subbramaniam mengatakan, perusahaan berhasil menjaga kualitas layanan selama periode libur panjang.
“Sejak sebelum Ramadan, kami telah meningkatkan kapasitas jaringan, melakukan optimasi di jalur mudik utama, kawasan wisata, serta pusat aktivitas masyarakat. Selain penguatan jaringan 4G, kami juga terus memperluas cakupan 5G di sejumlah kota-kota di berbagai wilayah di Indonesia untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih cepat dan berkualitas bagi pelanggan,” ujar Shurish.
Baca Juga : Ramadan 2026, Pengunjung Mal Ratu Indah Naik Signifikan hingga 48 Ribu per Hari
Ia menjelaskan, lonjakan trafik dipicu oleh meningkatnya penggunaan layanan digital. Pelanggan aktif menggunakan hiburan digital, media sosial, dan aplikasi navigasi selama perjalanan.
Selama periode tersebut, trafik layanan didominasi Instant messaging naik sekitar 60 persen, Web browsing naik sekitar 37 persen, Online gaming naik sekitar 34 persen, Media sosial naik sekitar 30 persen, dan Streaming naik sekitar 24 persen
Pada kategori video streaming, beberapa platform mencatat kenaikan tinggi. Disney+ Hotstar naik 133 persen. Netflix naik 51 persen. TikTok naik 28 persen. YouTube naik 18 persen.
Baca Juga : Vasaka Hotel Makassar Hadirkan Ramadan Penuh Makna Bersama Anak Yatim
Untuk layanan pesan instan, WhatsApp meningkat hingga 64 persen. Aktivitas komunikasi dan silaturahmi digital menjadi pemicu utama.
Pada media sosial, penggunaan X naik 52 persen. Instagram naik 51 persen. Facebook naik 18 persen.
Layanan navigasi juga meningkat. Akses ke Google Maps dan Waze naik sekitar 48 persen.
Baca Juga : 5.000 Paket Sembako Berkah Ramadan MDA Jangkau 21 Desa di Luwu
Di sektor transportasi, lonjakan trafik tinggi terjadi di Bandara Internasional Kualanamu sebesar 188 persen dan Pelabuhan Gilimanuk sebesar 425 persen.
Sementara itu, trafik di wilayah Jabodetabek menurun. Penurunan terjadi karena perpindahan masyarakat ke daerah selama mudik. Data menunjukkan sekitar 13 persen pelanggan berpindah ke luar Jabodetabek.
Penggunaan jaringan 5G juga meningkat di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Pelanggan memanfaatkan jaringan ini untuk streaming, media sosial, dan game online.
Baca Juga : Mudik Gratis 2026, SPJM Berangkatkan 360 Pemudik dari Makassar
Untuk menjaga kualitas layanan, XLSMART melakukan sejumlah langkah. Perusahaan meningkatkan kapasitas jaringan hingga dua kali lipat.
Tim juga memperkuat jaringan di jalur mudik, bandara, pelabuhan, terminal, rest area, dan destinasi wisata. Perusahaan menempatkan mobile BTS di titik padat trafik. Optimalisasi jaringan 4G dan ekspansi 5G juga terus berjalan.
XLSMART juga memastikan layanan pelanggan tetap aktif selama libur Lebaran. Pelanggan dapat mengakses call center, kanal digital, dan media sosial resmi. Sebagian besar pelanggan meminta informasi paket data, aktivasi kartu, dan pengecekan kuota.
Saat ini, XLSMART melayani sekitar 73 juta pelanggan di Indonesia. Perusahaan mengoperasikan lebih dari 225 ribu BTS, termasuk jaringan 4G dan 5G. Infrastruktur didukung jaringan fiber optik yang luas.
Ke depan, XLSMART akan terus memperkuat investasi jaringan. Perusahaan fokus pada pengembangan 5G, fiberisasi, modernisasi infrastruktur, serta peningkatan kapasitas layanan data.
Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas digital masyarakat yang terus meningkat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar