Logo Sulselsatu

Yeni Rahman Soroti Kesenjangan Akses Pendidikan saat Pengawasan di Dua SMA Makassar

Asrul
Asrul

Selasa, 28 April 2026 08:01

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD melakukan pengawasan di SMA Negeri 14 Makassar dan SMA Negeri 2 Makassar pada Senin (27/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Yeni Rahman menyoroti berbagai persoalan pendidikan, mulai dari kondisi infrastruktur hingga akses siswa kurang mampu ke perguruan tinggi.

Yeni mengapresiasi peran guru di kedua sekolah yang dinilai mampu membina siswa dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah, termasuk mereka yang memiliki persoalan sosial.

Baca Juga : Pengawasan di Tamalate, Cicu Dorong DPRD Makassar Segera Bentuk Perda Pengelolaan Sampah

Menurutnya, dedikasi para guru terbukti mampu mendorong sebagian siswa meraih prestasi.

“Ini luar biasa, bagaimana guru-guru bisa membina anak-anak yang awalnya bermasalah hingga akhirnya bisa berprestasi,” ujarnya.

Selain itu, Yeni juga menanggapi program revitalisasi sekolah yang tengah berjalan. Ia menilai pembangunan ruang kelas dan perhatian terhadap fasilitas seperti perpustakaan merupakan langkah positif. Namun, ia mengingatkan agar perbaikan dilakukan secara menyeluruh, bukan parsial.

Baca Juga : Andre Prasetyo Tanta Janji Tindaklanjuti Keluhan Warga Malimongan

“Kalau bisa ke depan, pembangunan jangan setengah-setengah. Sekolah dibenahi secara total agar tidak terjadi perbaikan yang tambal sulam,” katanya.

Dalam dialog dengan pihak sekolah, Yeni turut menyoroti persoalan klasik yang masih dihadapi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, yakni keterbatasan akses melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Salah satu kendala utama adalah kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Ia menjelaskan, siswa yang memiliki KIP cenderung lebih mudah melanjutkan pendidikan karena mendapatkan pembiayaan sejak awal, berbeda dengan beasiswa yang umumnya baru diberikan saat sudah kuliah.

Baca Juga : Andre Tanta Pengawasan di Bontoala, Warga Soroti Air PDAM dan Bantuan Kesehatan

“Banyak anak pintar, tapi tidak punya KIP, sehingga kesulitan melanjutkan pendidikan. Ini menjadi persoalan serius,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Yeni juga menyinggung kurangnya pemahaman orang tua terkait pengurusan KIP sejak jenjang pendidikan dasar. Akibatnya, banyak siswa kehilangan kesempatan karena tidak terdaftar dalam sistem sejak dini.

Menurutnya, sistem pendidikan seharusnya mampu mengintegrasikan data siswa dari SD hingga SMA agar bantuan seperti KIP bisa berkelanjutan tanpa bergantung pada pemahaman orang tua.

Baca Juga : Pengawasan di SMA 9, Yeni Rahman Temukan Kendala Regulasi dan Sarana

“Harusnya sistem yang menghubungkan dari SD, SMP hingga SMA, sehingga siswa tidak terputus aksesnya,” tegasnya.

Ia juga menilai perlu adanya inovasi kebijakan untuk mengakomodasi siswa berprestasi yang tidak memiliki KIP. Pemerintah, kata dia, tidak boleh terpaku pada regulasi semata, tetapi harus menghadirkan solusi konkret.

“Sayang kalau ada anak yang punya potensi besar tapi terhambat hanya karena persoalan administrasi. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan28 April 2026 10:33
Fakultas Hukum Unibos Gandeng UiTM Malaysia, Perkuat Kolaborasi Riset Internasional
SULSELSATU.com, MALAYSIA – Universitas Bosowa (Unibos) terus memperluas jejaring akademik global melalui kerja sama lintas negara. Kali ini, Fak...
Pendidikan28 April 2026 08:08
Visitasi BAN-PT pada Prodi Hukum Bisnis Unismuh Makassar, Rektor Tegaskan Komitmen Mutu Kampus
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Program Studi Hukum Bisnis Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjalani asesmen lapangan dari...
Video27 April 2026 23:48
VIDEO: Tabrakan Hebat KA Argo Bromo Anggrek dengan Commuter Line di Bekasi Timur
SULSELSATU.com – Gangguan perjalanan kereta terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Insiden terjadi sekitar pukul 20.52...
Pendidikan27 April 2026 22:22
Unibos Perluas Pengabdian Global, Berdayakan Anak Pekerja Migran di Malaysia
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Bosowa (Unibos) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakat hingga k...