Logo Sulselsatu

OJK Terbitkan Aturan Produk Investasi Perbankan Syariah untuk Perkuat Daya Saing

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 08 Mei 2026 13:59

Otoritas Jasa Keuangan. Foto: Istimewa
Otoritas Jasa Keuangan. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Produk Investasi Perbankan Syariah sebagai upaya memperkuat daya saing industri perbankan syariah nasional.

Kebijakan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat fondasi industri perbankan syariah melalui pemisahan yang lebih tegas antara produk dana pihak ketiga, seperti tabungan, deposito, dan giro, dengan produk investasi syariah.

Penerbitan aturan tersebut merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, serta penguatan ketentuan dalam POJK Nomor 26 Tahun 2024 tentang Produk Investasi dan Produk Simpanan Perbankan Syariah.

Baca Juga : Perbankan Syariah Kian Dilirik, Pembiayaan Tumbuh 24 Persen di Sulsel

Dalam aturan ini, produk investasi perbankan syariah didefinisikan sebagai dana yang dipercayakan nasabah kepada bank syariah berdasarkan akad sesuai prinsip syariah, dengan risiko investasi ditanggung oleh nasabah investor.

Melalui pengaturan tersebut, produk investasi syariah menerapkan prinsip bagi hasil dan risiko yang mencerminkan karakter investasi sebenarnya, menggunakan akad seperti mudarabah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah.

Model bisnis serupa telah diterapkan di sejumlah negara dengan sistem keuangan syariah maju, seperti Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Baca Juga : Gejolak Ekonomi Global Meningkat, Investasi Emas di Pegadaian Masih Jadi Pilihan Favorit

Di negara tersebut, bank syariah mengelola dana investasi melalui skema profit xsharing investment accounts yang menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding produk simpanan, dengan tetap memperhatikan risiko investasi.

OJK berharap kehadiran aturan ini dapat meningkatkan kontribusi Perbankan Syariah terhadap perekonomian nasional sekaligus memperkuat nilai tambah dan daya saing industri sesuai Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI).

POJK ini mengatur sejumlah aspek penting, mulai dari fitur dasar dan tambahan produk investasi syariah, tata kelola dan manajemen risiko, kebijakan operasional, prinsip pemisahan pengelolaan dan pencatatan, penerapan prinsip kehati-hatian, hingga perlindungan konsumen bagi nasabah investor.

Baca Juga : OJK Rombak Aturan Perusahaan Efek dan Manajer Investasi, Ini Poinnya

Aturan tersebut mulai berlaku sejak diundangkan pada 29 April 2026.

Bank syariah yang telah memiliki produk investasi sebelum aturan ini berlaku diwajibkan menyesuaikan produknya paling lambat dua tahun sejak POJK diberlakukan atau hingga jangka waktu akad berakhir.

Sementara itu, permohonan izin produk investasi syariah yang masih dalam proses sebelum aturan diterbitkan akan tetap diproses sesuai ketentuan baru tersebut.

Baca Juga : Perbankan Syariah Makin Kuat, OJK Dorong Penguatan Struktur dan Inovasi Produk

Melalui penerbitan POJK ini, OJK menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan produk investasi syariah yang lebih terpercaya, inklusif, berkelanjutan, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar07 Juni 2026 17:00
Perbaikan Pipa PDAM di Perintis Kemerdekaan, PDAM Imbau Pelanggan Tampung Air
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar Melakukan Pengerjaan kebocoran pada pipa distribusi utama berdiameter 40...
Video06 Juni 2026 19:34
VIDEO: DPR, BI dan Pemerintah Perkuat Koordinasi Jaga Stabilitas Rupiah
SULSELSATU.com – DPR, Bank Indonesia dan pemerintah sepakat memperkuat koordinasi fiskal dan moneter. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabi...
Hukum06 Juni 2026 17:38
Kakanwil Baru Ditjenpas Sulsel Diuji, Berani Bongkar Mafia Jabatan atau Tidak?
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pergantian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal dan Pemasyarakatan (Kanwil Ditjen) Sulawesi Selatan dari Rudy ...
News06 Juni 2026 16:10
Pelindo dan PJM Dorong Budaya Keselamatan untuk Dukung Arus Logistik Nasional
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Unit Samarinda menegaskan komitmennya memperkuat budaya keselamatan operasional sebagai fondasi utama dalam pelayanan pe...