SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah Makassar dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Workshop Inclusive Publication Camp (In-Camp) Batch-1 Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Kegiatan yang berlangsung pada 19 hingga 22 Mei 2026 tersebut dipusatkan di Kampus Unismuh Makassar dan Hotel Aryaduta Makassar. Pembukaan workshop digelar di Aula Teater I GIFt Unismuh Makassar pada Rabu (20/5/2026).
Workshop ini diikuti dosen dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi dengan tujuan memperkuat kapasitas penelitian dan publikasi ilmiah internasional, khususnya dalam menghasilkan artikel pada jurnal bereputasi global.
Baca Juga : Visitasi BAN-PT pada Prodi Hukum Bisnis Unismuh Makassar, Rektor Tegaskan Komitmen Mutu Kampus
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek, Mohammad Fauzan Adziman, mengatakan publikasi ilmiah internasional kini menjadi salah satu indikator penting daya saing bangsa dalam menghasilkan pengetahuan yang diakui dunia.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya peneliti dan dosen harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar kontribusi riset Indonesia semakin kuat di tingkat internasional.
Fauzan juga memberikan apresiasi kepada Unismuh Makassar yang dinilai aktif membangun budaya akademik dan kolaborasi riset melalui berbagai kegiatan nasional.
Baca Juga : Australia Awards Hadir di Unismuh, Mahasiswa dan Dosen Didorong Menembus Beasiswa Global
Sementara itu, Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan, Heri Kuswanto, menjelaskan bahwa program In-Camp dirancang untuk memperluas akses pendampingan publikasi ilmiah bagi dosen dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu mendorong lahirnya lebih banyak publikasi ilmiah berkualitas yang dapat meningkatkan daya saing riset nasional.
Workshop menghadirkan sejumlah narasumber dan fasilitator dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya IPB, UPI, UAD, UNS, ITB, Universitas Andalas, Universitas Negeri Jakarta, hingga Universitas Pertamina.
Baca Juga : Tutup Darul Arqam, Unismuh Targetkan Seluruh Dosen Jadi Kader Muhammadiyah
Materi yang diberikan meliputi strategi publikasi jurnal internasional, teknik penulisan artikel ilmiah berbasis IMRaD, metode penelitian, teknik sitasi dan manajemen referensi, hingga proses submission dan menghadapi reviewer jurnal internasional.
Selain sesi teori, peserta juga mendapatkan pendampingan intensif dalam bedah artikel ilmiah bersama tim fasilitator.
Rektor Unismuh Makassar, Abd Rakhim Nanda, menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus.
Baca Juga : Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel 28 Maret
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya dituntut aktif melakukan penelitian, tetapi juga harus mampu menghasilkan publikasi yang berkualitas dan memberi dampak bagi masyarakat.
Hal senada disampaikan Ketua LP3M Unismuh Makassar, Muh Arief Muhsin, yang menyebut publikasi ilmiah merupakan bagian dari tanggung jawab akademik dalam menyebarluaskan ilmu pengetahuan.
Adapun Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama Unismuh Makassar, Andi Sukri Syamsuri, mengatakan kerja sama dengan Kemendiktisaintek menjadi langkah strategis dalam memperkuat mutu dan rekognisi akademik kampus.
Baca Juga : Sekitar 8 Ribu Jamaah Ikuti Salat Id di Unismuh Makassar, Khatib Tekankan Akhlak Mulia
Workshop In-Camp Batch-1 Tahun 2026 ditutup dengan sesi reviu hasil pendampingan artikel, evaluasi peserta, serta penyampaian tindak lanjut program dari Direktorat Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar