Logo Sulselsatu

Turun Langsung ke Kerung-Kerung, PDAM Siapkan Langkah Cepat Atasi Krisis Air

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 25 Mei 2026 20:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Jajaran pejabat struktural Perumda Air Minum Kota Makassar turun langsung meninjau lokasi krisis air bersih di Jalan Kerung-Kerung, Senin (25/05/2026), menyusul keluhan warga yang sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Dari hasil peninjauan tersebut, PDAM akan melakukan langkah antisipasi melalui injeksi air ke jaringan distribusi, pengiriman mobil tangki, hingga pembenahan sistem suplai untuk mengatasi gangguan pasokan yang berdampak pada sekitar 100 hingga 200 kepala keluarga (KK).

Kepala Wilayah (Kawil) 4 Perumda Air Minum Kota Makassar, H. Fitria Gasim, SE, AK, MM, mengatakan kondisi tersebut dipicu menurunnya debit air baku yang masuk ke wilayah pelayanan dalam kota. Saat ini, debit air yang diterima hanya berkisar 200 liter per detik, jauh di bawah kebutuhan normal yang idealnya mencapai 400 hingga 550 liter per detik.

“Kalau suplai air yang masuk bisa mencapai 400 sampai 550 liter per detik, maka masyarakat bisa menikmati air bersih secara maksimal. Namun karena debitnya tidak stabil, maka wilayah seperti Kerung-Kerung ikut terdampak,” ujarnya.

Menurut Fifi, sapaan akrab Fitria Gasim, selama ini air masih mengalir pada waktu-waktu tertentu, khususnya malam hari. Namun distribusinya tidak stabil sehingga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan warga secara merata.

Ia menjelaskan, Perumda Air Minum Kota Makassar saat ini terus melakukan langkah percepatan sambil menyiapkan solusi jangka panjang. Salah satu upaya yang dilakukan yakni injeksi air ke jaringan distribusi di sejumlah titik serta pengiriman dua hingga tiga unit mobil tangki setiap hari.

“Khusus di Lorong 47B dan 47C, mobil tangki kami turunkan langsung ke titik bawah lorong agar warga lebih mudah mendapatkan suplai air sambil menunggu penanganan permanen selesai,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemetaan jaringan distribusi bersama tim teknik guna mencari alternatif suplai baru yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap sumber air eksisting.

Hj Fifi mengungkapkan, Perumda Air Minum Kota Makassar juga tengah menyiapkan dua solusi utama untuk memperkuat distribusi air ke wilayah utara dan kawasan terdampak lainnya. Pertama, perbaikan intake dan pompa pada sistem pengelolaan pipa yang dikelola pihak ketiga, PT Teraya, yang ditargetkan rampung pada Juni mendatang.

“Kami sudah mendapat komitmen dari pihak pengelola bahwa perbaikan intake dan pompa ditargetkan selesai pada akhir Juni. Mudah-mudahan setelah itu debit air bertambah dan distribusi ke wilayah utara maupun Kerung-Kerung bisa lebih maksimal,” katanya.

Selain itu, Perumda Air Minum juga mulai melakukan penyambungan pipa baru dari jalur CPJ dan Somba Opu menuju wilayah utara sebagai alternatif distribusi tambahan.

“Kami berharap proses pengerjaan bisa segera selesai agar masyarakat dapat kembali menikmati suplai air yang lebih stabil,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air Perumda Air Minum Kota Makassar, Wahidin, menegaskan pihaknya tetap siaga merespons setiap laporan masyarakat selama 24 jam.

Ia meminta warga menyampaikan laporan secara detail agar tim teknis dapat bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.

“Kalau melapor, tolong alamatnya jelas, lorongnya jelas, lengkap dengan nomor telepon. Karena wilayah seperti Kerung-Kerung sangat luas. Kalau informasinya tepat, tim kami bisa langsung turun dan menyelesaikan masalah lebih cepat,” ujarnya.

Wahidin mencontohkan, sejumlah gangguan distribusi sebelumnya dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu kali 24 jam setelah tim menerima laporan yang lengkap dan akurat dari warga.

Menurutnya, kendala di lapangan sering terjadi karena informasi lokasi yang disampaikan tidak detail sehingga menyulitkan petugas saat melakukan pengecekan.

“Kadang warga hanya menyebut Kerung-Kerung tanpa titik yang jelas. Setelah tim turun ternyata lokasinya berbeda lagi. Karena itu kami berharap masyarakat membantu dengan memberikan informasi yang lengkap supaya penanganannya lebih cepat,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh tim teknis tetap bekerja maksimal meski harus turun hingga larut malam untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi.

Selain injeksi jaringan dan distribusi mobil tangki, Perumda Air Minum Kota Makassar juga dijadwalkan melakukan pembersihan valve distribusi utama di kawasan terdampak sebagai bagian dari upaya optimalisasi tekanan air di jaringan distribusi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...
Makassar19 September 2026 16:59
Haka Auto Ajak Komunitas Makassar Uji Efisiensi BYD M6 DM dan Teknologi V2L
PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) mengajak komunitas otomotif di Makassar merasakan langsung teknologi kendaraan elektrifikasi BYD melalui rangkaian keg...
Olahraga19 September 2026 16:35
Honda DBL 2026 Resmi Bergulir, Asmo Sulsel Siapkan Games dan Promo
Kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Sulawesi resmi bergulir setelah Opening Party digelar di GOR UMI Makassar, Jumat (18/9/2026)....
News19 September 2026 13:49
Pelindo Dorong Transformasi Green Port, Luncurkan OPS di Tanjung Priok
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meluncurkan layanan Onshore Power Supply (OPS) di Dermaga Serbaguna Nusantara, Terminal PNP Dermaga 004,...