Logo Sulselsatu

Cegah Karies pada Anak, Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Siswa SD di Sidrap

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Minggu, 02 Agustus 2026 15:06

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengajak siswa sekolah dasar di Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), membiasakan diri menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.

Ajakan itu dikemas melalui program “Senyum Sehat Sejak Dini (3S): Cegah Karies, Jaga Kualitas Hidup dengan Edukasi dan Praktik Menyikat Gigi pada Anak Sekolah Dasar”.

Program yang diinisiasi mahasiswa KKN-PK Unhas, Nasywa Khalishah Suci Aminuddin, tersebut telah dilaksanakan di UPT SD Negeri 1 Timoreng Panua, Selasa (21/7/2026) lalu.

Kegiatan berlangsung selama 1,5 jam, mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WITA, dengan sasaran siswa kelas 1, 2, dan 3.

Program ini digelar sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut, sekaligus membiasakan teknik menyikat gigi yang baik dan benar.

Nasywa mengatakan edukasi sejak usia sekolah penting dilakukan agar anak tidak hanya mengetahui cara menyikat gigi, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai kebiasaan sehari-hari.

“Melalui program Senyum Sehat Sejak Dini (3S), kami berharap siswa tidak hanya mengetahui cara menyikat gigi yang baik dan benar, tetapi juga mampu membiasakan perilaku tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi dua kali sehari dengan teknik yang benar diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mencegah karies gigi, menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta meningkatkan kualitas hidup anak-anak sejak dini,”ujar Nasywa Khalishah Suci Aminuddin selaku penanggung jawab program, Minggu (2/8/2026).

Pelaksanaan program tersebut dilatarbelakangi pentingnya penguatan upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut pada anak di Desa Bulo. Berdasarkan data Puskesmas Rappang, tercatat 0 kasus karies dan 30 kasus pulpitis

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena karies yang tidak terdeteksi dan tidak mendapatkan penanganan dapat berkembang menjadi masalah pada jaringan pulpa gigi atau pulpitis.

Karena itu, mahasiswa KKN-PK Unhas mendorong penguatan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan gigi serta pembiasaan menyikat gigi secara tepat sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, siswa terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai kesehatan gigi dan mulut serta cara menyikat gigi yang benar.

Materi kemudian disampaikan secara interaktif menggunakan presentasi bergambar, video edukasi, permainan, diskusi, dan kuis.

“Siswa diperkenalkan dengan fungsi gigi, pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, proses terjadinya karies, dampak karies terhadap kesehatan dan kualitas hidup, waktu yang tepat untuk menyikat gigi, serta cara memilih sikat dan pasta gigi,” ujar Nasywa.

Tidak hanya menerima materi, siswa juga diajak mempraktikkan teknik menyikat gigi secara langsung. Mahasiswa KKN-PK mendampingi siswa saat praktik agar setiap tahapan menyikat gigi dapat dilakukan dengan benar.

Setelah seluruh rangkaian edukasi dan praktik selesai, siswa kembali mengikuti post-test untuk melihat perubahan pengetahuan setelah mendapatkan materi.

Selama kegiatan berlangsung, siswa diswbut antusias mengikuti setiap tahapan program. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan edukatif, berdiskusi, hingga mempraktikkan teknik menyikat gigi yang telah diajarkan.

“Penggunaan media visual dan permainan membuat materi kesehatan gigi lebih mudah dipahami oleh siswa. Sementara praktik langsung membantu siswa memperoleh pengalaman dalam menerapkan teknik menyikat gigi yang benar,” jelas Nasywa.

Melalui program 3S ini, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat terus diterapkan siswa setelah kegiatan berakhir.

“Pembiasaan menyikat gigi dua kali sehari dengan teknik yang benar diharapkan menjadi langkah sederhana untuk membantu mencegah karies, menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta mendukung kualitas hidup anak sejak dini,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...