Logo Sulselsatu

Terima Kunjungan Kajati Sulsel, Bupati Jeneponto Curhat Banyak ASN Takut Jabat Posisi Strategis

Asrul
Asrul

Kamis, 12 September 2019 22:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Firdaus Dewilmar melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jeneponto, Kamis (12/9/2019).

Dalam kunjungan itu, Firdaus Dewilmar diterima di rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Jl. Kenanga, Kabupaten Jeneponto.

Rombongan diterima langsung Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, Wabup Jeneponto Paris Yaris, Kapolres Jeneponto AKBP Ferdiansyah, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir, Kajari Jeneponto, ahmadiagus, dan Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin.

Baca Juga : Pemprov, Kejati, Polda, dan Bawaslu Sulsel Komitmen Tegakkan Gakkumdu di Pemilu 2024

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar sempat memohon maaf atas kendala yang dialami rombongan Kajati Sulsel di perjalanan akibat Jalan poros diblokade oleh warga di Ci’nong, Kelurahan Tonrokassi, Kecamatan Tamalatea.

“Kami memohon maaf karena tadi ada sedikit halangan di jalan. Selamat datang di Butta Turatea. Semoga kunjungan bapak membawa berkah di Jeneponto,” kata Iksan.

Dalam kesempatan itu, Iksan curhat soal banyaknya pejabat tinggi yang takut menduduki jabatan strategis.

Baca Juga : Bupati Jeneponto Fokuskan Penggunaan Anggaran 2023 di Bidang Pendidikan dan Kesehatan

“Sekarang banyak pejabat yang mundur jadi PPTK dan PPA karena adanya ketakutan untuk berbuat dan saya berharap kehadiran Pak Kajati bisa memberikan hawa baik buat para teman-teman ASN untuk tidak ragu dan takut melaksanakan kegiatan-kegiatan kedinasannya,” katanya.

Sementara Kajati Sulsel, Firdaus Dewilmar dalam sambutanya, berharap pembangunan di Kabupaten Jeneponto ini dapat dipacu dengan sebaik-baiknya agar pertumbuhan ekonomi bisa meningkat

“Semua ASN sekarang tidak boleh lagi takut dan ragu untuk bekerja karna telah lahir Perpres No. 54 tahun 2018 tentang strategi nasional pencegahan tindak pidana korupsi, dimana di situ diminta para pimpinan daerah untuk membuat rencana aksinya,” katanya.

Baca Juga : Iksan Iskandar Tak Puas Pimpin Jeneponto 2 Periode

Menurutnya, rencana aksi perlu dibuat oleh para pimpinan OPD dan apabila ada keraguan maka koordinasikan dengan unsur Forkopimda.

“Semua pembangunan itu bertumpu di daerah dan bukan di kota dan saya berharap tidak ada ego sektoral yang muncul di pihak OPD dan tidak ada kegiatan yang tumpang tindih,” jelasnya

Penulis: Dedi
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....