Logo Sulselsatu

Aktivis Anti Korupsi Bawa Keranda Mayat ke KPK

Asrul
Asrul

Jumat, 13 September 2019 22:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Sejumlah aktivis anti korupsi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar aksi membawa keranda berkain hitam di lobi gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019) malam. Selain itu, massa juga menabur bunga di depan gedung KPK.

Aksi itu dilakukan setelah tiga pimpinan KPK melakukan konferensi pers menyatakan menyerahkan mandat pengelolaan KPK kepada Presiden Joko Widodo.

Dikutip dari laman CNNIndonesia, perwakilan masyarakat sipil meletakan keranda itu di depan pintu gedung. Kemudian mereka menaburkan bunga berwarna merah dan putih.

Baca Juga : Kajati Baru Didesak Bongkar Dugaan Penyimpangan Proyek Irigasi P3A di Takalar

Terlihat juga ada kertas bertuliskan ‘RIP KPK’ dan ‘KPK Telah Mati’. Kemudian bendera warna kuning juga terlihat di sekitarnya seperti ada orang yang meninggal.

Anggota Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Easter yang hadir saat itu menjelaskan hal ini merupakan inisiatif untuk menunjukkan rasa turut berduka terkait sejumlah dinamika yang terjadi.

“Simbolisasi yang dipilih adalah keranda, bendera kuning dan juga ucapan belasungkawa adalah karena kami memandang bahwa KPK sudah mati, ketika ada pimpinan yang bermasalah kemudian dipilih dengan suara yang juga bulat di Komisi III,” kata dia.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

Lalola menjelaskan koalisi telah melihat banyak proses yang tidak sesuai dengan ketentuan mulai dari penetapan capim KPK yang memiliki rekam jejak buruk, hingga penetapan ketua KPK yang baru serta wacana revisi UU KPK.

“Kalau KPK dipimpin oleh orang atau figur bermasalah yang dipercaya oleh publik itu hanya akan jadi sejarah,” kata dia.

“Di hari kemarin atau bahkan dua hari sebelumnya bayangan kematian itu sepertinya semakin mendekat ke KPK dan hari ini menjadi mungkin bisa dipandang sebagai klimaks” tambah dia.

Baca Juga : Bupati Takalar Pastikan Tak Terlibat Korupsi, Siap Bantu KPK Ungkap Fakta

Lalola kemudian berpendapat bahwa seluruh kejadian tersebut seperti menunjukkan upaya pelemahan KPK.

“Jadi memang ini bisa dilihat sebagai tangisan putus asa mungkin ya, jadi seperti sudah tidak ada lagi dukungan dari negara untuk KPK,” kata dia.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo melakukan konferensi pers. Ia menyatakan menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Presiden Joko Widodo. Hal ini menyikapi sejumlah serangan terhadap KPK belakangan ini.

Baca Juga : KPK Ungkap Status Ridwan Kamil, Tersangka Atau Saksi?

“Setelah kami pertimbangkan maka kami pimpinan yang merupakan penanggung jawab KPK dengan berat hati pada Jumat ini, kami menyerahkan pengelolaan KPK kepada Presiden,” kata Agus.

Agus menyatakan saat ini pihaknya masih menunggu perintah dari presiden terkait apakah pihaknya masih akan dipercaya memegang tanggung jawab di KPK hingga Desember.

“Kami tunggu perintah itu dan kemudian akan operasional seperti biasa kami tunggu perintah itu, mudah-mudahan kami diajak presiden bicara terkait kegelisahan kami,” ujar Agus.

Baca Juga : Dugaan Korupsi Dana CSR BI, KPK Panggil 2 Anggota DPR RI

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....