Logo Sulselsatu

Pendapatan XL Axiata Naik 11 Persen Mencapai Angka Rp32,34 Triliun

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 13 Februari 2024 09:02

Teknisi XL Axiata melakukan perawatan pada infrastruktur jaringan. Foto: Istimewa
Teknisi XL Axiata melakukan perawatan pada infrastruktur jaringan. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih kinerja yang solid di sepanjang 2023. Pendapatan naik hingga 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (YoY) menjadi Rp32,34 triliun.

XL Axiata mampu meningkatkan EBITDA sebesar 12 persen YoY menjadi Rp15,89 triliun. Kemudian EBITDA margin juga meningkat menjadi 49,1 persen, dan juga laba bersih sebesar Rp1,28 triliun yang tumbuh 15 persen YoY.

Keberhasilan tersebut ditopang oleh trafik data yang naik 21 persen YoY menjadi 9.638 Petabytes. Trafik itu pendorong kontribusi layanan Data dan Digital menjadi sebesar 91 persen dari total pendapatan, bersama dengan basis pelanggan yang berkualitas sebanyak 57,5 juta.

Baca Juga : Hadapi Persaingan Industri, XL Axiata Catat 1,2 Juta Penambahan Pelanggan Kuartal Pertama 2025

Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, XL Axiata berhasil melalui 2023 yang tidak mudah dengan kinerja menggembirakan. Pertumbuhan pendapatan, EBITDA dan laba bersih mencapai double digit.

“Peningkatan sarana digital, kualitas infrastruktur jaringan, serta adopsi teknologi yang relevan di semua lini bisnis, telah mampu meningkatkan kualitas layanan dan mampu mendorong peningkatan trafik data, yang berkontribusi pada peningkatan ARPU menjadi Rp43 ribu,” jelas Dian dalam rilis yang diterima, Senin (12/2/2024).

Dian menambahkan, keberhasilan kinerja di sepanjang 2023 juga tidak terlepas dengan upaya perusahaan untuk terus meningkatkan efisiensi di semua lini bisnis secara cermat.

Baca Juga : Identitas Baru, XLSMART Siap Integrasikan Jaringan Secara Merata di Kalimantan dan Sulawesi

Salah satunya, efisiensi pada pengeluaran untuk keperluan penjualan dan pemasaran (sales & marketing) yang mampu ditekan hingga 6 persen. Secara keseluruhan, kenaikan OPEX mampu dikendalikan hingga lebih rendah daripada pertumbuhan pendapatan.

Penurunan beban penjualan dan pemasaran (sales & marketing), didorong oleh peningkatan penggunaan sarana digital aplikasi MyXL dan AXISnet. Hingga akhir tahun 2023, kedua aplikasi tersebut memiliki total pengguna aktif per bulannya hingga sebanyak 29 juta.

Peningkatan jumlah pengguna aktif per bulan myXL dan AXISnet ini hampir 2x dalam periode dua tahun terakhir.

Baca Juga : XL Axiata dan Smartfren Bergabung Jadi XLSMART, Komitmen Hadirkan Transformasi Digital Masa Depan

Meningkatnya penggunaan MyXL dan AXISnet menunjukkan kedua aplikasi tersebut mampu meningkatkan pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap kebutuhan, preferensi serta perilaku pelanggan.

Hal ini membuat XL Axiata mampu memberikan penawaran yang tepat kepada pelanggan yang tepat, pada waktu yang tepat pula secara lebih efektif.

Salah satu kunci pertumbuhan XL Axiata adalah personalisasi penawaran dan layanan. Hasilnya, data net promoter score (NPS) terus meningkat secara signifikan, sehingga mendorong penggunaan layanan dan pada akhirnya juga membantu meningkatkan pendapatan. Strategi tersebut akan terus diterapkan di sepanjang tahun 2024 ini.

Baca Juga : Manfaatkan Teknologi Biometrik, XL Axiata Wujudkan Ruang Digital Aman dan Terpercaya Bagi Pelanggan

Hasil dari penerapan strategi berbasis digital melalui data analytics juga memungkinkan XL Axiata berinvestasi di area yang bernilai tinggi dan membangun jaringan, termasuk untuk memenuhi permintaan dari seluruh segmen pelanggan.

Dengan data analitik ini juga memungkinkan XL Axiata mengevaluasi key performance indicator (KPI) di semua aspek terkait pelanggan, kampanye pemasaran, dan loyalitas pelanggan, sehingga perusahaan dapat merancang strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan dan peluang di waktu yang tepat.

Pada sisi infrastruktur jaringan, hingga akhir 2023, XL Axiata mampu menambah jumlah base transceiver station (BTS) sebanyak 14.101 hingga total menjadi 160.124 atau naik 10% YoY.

Baca Juga : PT XL Axiata Tbk Bakal Bagi Dividen Rp1,12 Triliun

Dari jumlah sebanyak itu, 104.993 di antaranya adalah BTS 4G. Sementara itu, fiberisasi telah mencapai 61 persen dari total BTS di berbagai penjuru Indonesia.

Secara teknis, fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan BTS melalui jalur fiber, termasuk sekaligus melakukan regenerasi perangkat-perangkat BTS, seperti mengganti perangkat yang selama ini memakai microwave menjadi perangkat fiber.

Fiberisasi terbukti mampu meningkatkan kualitas layanan data 4G, dan sekaligus merupakan salah satu langkah dalam mempersiapkan jaringan 5G.

XL Axiata terus melakukan upaya peningkatan kualitas jaringan sebagai penopang utama upaya meningkatan pengalaman pelanggan. Komitmen XL Axiata memperkuat jaringan tercermin dari pengalokasian belanja modal (Capex) sebesar Rp 7,16 triliun.

XL Axiata akan terus melanjutkan inisiatif investasi pengembangan jaringan secara cermat untuk dapat terus meningkatkan kualitas layanan yang lebih baik dan meningkatkan penggunaan jaringan yang terus tumbuh.

Posisi keuangan XL Axiata sehat per akhir Desember 2023, utang kotor tercatat di angka Rp10,11 triliun, dengan utang bersih sebesar Rp9,14 triluin. Rasio gearing net debt to EBITDA (termasuk finance lease) sebesar 2,84x.

XL Axiata tidak memiliki utang berdenominasi valuta asing. Sebesar 57 persen dari pinjaman yang ada memiliki suku bunga tetap (fixed) dan 43 persen dari pinjaman memiliki suku bunga mengambang (floating). Free cash flow (FCF) berada pada tingkat yang sehat, dengan peningkatan sebesar 69 persen menjadi Rp8,72 triliun.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik31 Juli 2026 12:13
Irfan AB Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPD PAN Barru, Bidik Satu Kursi di Setiap Dapil pada Pileg 2029
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Sulawesi Selatan, M Irfan AB, resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Amanat Nasional ...
OPD31 Juli 2026 11:09
Reses Ketua DPRD Sulsel Cicu di Pasar Terong, Warga Minta Solusi Banjir dan Pengaman Kanal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi atau Cicu, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggela...
Bisnis31 Juli 2026 10:43
Tumbuh 36,52 Persen, Pegadaian Sulselbarra Maluku Catat Laba Rp1,23 Triliun Semester I 2026
PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mencatatkan kinerja positif...
Bisnis31 Juli 2026 09:28
Pegadaian Cetak Laba Bersih Rp6,59 Triliun pada Semester I 2026, Tumbuh 84,4 Persen
PT Pegadaian (Persero) membukukan kinerja keuangan yang positif sepanjang Semester I 2026. Hingga 30 Juni 2026, Pegadaian mencatat laba bersih sebesar...