Logo Sulselsatu

Komitmen Karyawan Indosat Terhadap Keberlanjutan, Hadirkan Bagunan ECO untuk Sekolah di Ambon

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 05 November 2024 11:54

Gedung ECO yang dibangun karyawan Indosat untuk sekolah di Ambon. Foto: Istimewa.
Gedung ECO yang dibangun karyawan Indosat untuk sekolah di Ambon. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melanjutkan komitmen terhadap inovasi berkelanjutan dan konservasi lingkungan melalui program Employee Carbon Offset (ECO) 2024.

Mengusung tema ‘Langkah Kecil untuk Dampak yang Lebih Besar’, program ini merupakan upaya seluruh karyawan Indosat untuk turut membantu menjaga kelestarian lingkungan.

Program yang sudah memasuki tahun kedua ini juga merupakan bagian dari tujuan besar Indosat dalam memberdayakan Indonesia.

Baca Juga : Indosat Raup Pendapatan Rp45,8 Triliun hingga September 2026

Kali ini, melalui program ECO, Indosat meresmikan Bangunan ECO, sebuah studio digital pertama di Indonesia yang dibuat dari bahan daur ulang.

Selain menggunakan material ramah lingkungan, bangunan yang terletak di SMA Negeri 6, Kota Ambon ini turut berkontribusi bagi pemerataan digital di seluruh pelosok negeri, khususnya di wilayah timur Indonesia.

Direktur dan Chief Human Resource Officer Indosat Ooredoo Hutchison Irsyad Sahroni mengatakan, inisiatif ini menciptakan peluang bagi generasi muda untuk berkembang dalam lingkungan pembelajaran yang modern dan ramah lingkungan.

Baca Juga : IM3 Platinum Plus Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB

“Karyawan juga berperan penting dalam mewujudkan inisiatif ini menjadi kenyataan,” kata Irsyad.

Selain itu, siswa kini memiliki fasilitas untuk menghasilkan konten kreatif untuk kompetisi nasional, yang membangkitkan aspirasi mereka menuju karier di bidang media digital dan pembuatan konten kreatif.

Wempy Mapussa selaku Kepala SMAN 6 Ambon mengungkapkan, ini adalah studio digital pertama di Ambon.

Baca Juga : Jaringan 5G Jangkau 14 Kecamatan Makassar, Indosat Kini Perluas Titik ke Gowa dan Maros

“Kami merasa terhormat diberi kepercayaan untuk memiliki studio digital pertama di Ambon. Ini adalah kesempatan langka bagi siswa dan guru kami untuk mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan dunia digital saat ini,” kata Wempy.

Bangunan ECO memfasilitasi penggunaan sumber daya dan teknologi mutakhir dalam pembuatan konten serta program peningkatan literasi digital bagi para siswa dan tenaga pengajar.

Pada peluncurannya, kreator konten nasional, termasuk pemenang dari inisiatif Save Our Socmed (S.O.S) 2023 Indosat, mengadakan lokakarya tentang filmografi, fotografi, dan pembuatan konten.

Baca Juga : Kalla Institute dan IM3 Hadirkan Airena Belajar Dorong Literasi AI

Pengalaman ini tidak hanya menghidupkan media digital bagi siswa, tetapi juga menanamkan pemahaman tentang dampak positif yang dapat dihasilkan oleh konten digital yang bertanggung jawab terhadap masyarakat.

Bangunan ECO Indosat terwujud berkat upaya karyawan dalam mengumpulkan limbah plastik menjadi bahan bangunan, menggabungkan keberlanjutan dengan tindakan yang bermakna.

Karyawan Indosat mengumpulkan 700 kg limbah plastik dari konsumsi harian dan rumah tangga selama 3 bulan yang dikonversi menjadi bahan untuk membangun beberapa bagian dari studio digital.

Baca Juga : Indosat Kenalkan IM3 Istimewa di Makassar, Kuota Tidak Lagi Hangus Sampai 12 Bulan

Pencapaian ini melanjutkan kesuksesan program yang sama tahun lalu, yaitu melakukan penanaman 7.400 mangrove melalui aplikasi digital di tiga lokasi baru. Inisiatif tersebut telah berhasil menangkap sekitar 1.000-ton karbon dioksida.

Pencapaian ini menegaskan tujuan program ECO untuk menggabungkan upaya kolektif karyawan dalam memanfaatkan teknologi untuk berbagai inisiatif keberlanjutan, mulai dari isu lingkungan hingga digitalisasi.

“Dengan semangat Gotong Royong, kami percaya keberlanjutan lingkungan akan dapat tercapai. Indosat bersama seluruh elemen di dalamnya berkomitmen untuk dapat terus menjadi promotor kelestarian lingkungan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Hal ini selaras dengan tujuan besar perusahaan dalam memberdayakan Indonesia,” tutup Irsyad

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...