Logo Sulselsatu

Dewan Adat Kerajaan Gowa Dorong DPRD Sulsel Gunakan Hak Angket Soal Aset GMTD

Asrul
Asrul

Selasa, 24 Februari 2026 20:55

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Dorongan penggunaan hak angket terhadap persoalan pengelolaan aset dan dividen PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Selasa (24/2/2026).

Desakan itu disuarakan langsung perwakilan Dewan Majelis Pemangku Adat Tinggi Kerajaan Gowa dalam forum yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif.

RDP tersebut membahas kajian serta ikhtisar data publik terkait tata kelola agraria, kepatuhan terhadap SK Gubernur 1995, struktur kepemilikan saham, hingga kontribusi ekonomi GMTD sejak awal konsesi diberikan.

Baca Juga : Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8 Persen Lewat Inovasi Waste Bata Ringan

Rapat turut dihadiri perwakilan GMTD, Badko HMI Sulsel, Kepala BPN Gowa dan Makassar, serta unsur pemerintah daerah.

Perwakilan Dewan Majelis Pemangku Adat Tinggi Kerajaan Gowa, Subhan Dg. Nuntung, menilai penjelasan pihak GMTD dalam RDP belum menjawab substansi persoalan.

“Bagi kami, DPRD Sulsel harus segera melaksanakan hak angket, karena apa yang disampaikan tidak sesuai dengan data dan fakta yang ada,” tegas Subhan.

Baca Juga : Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dampingi Industri Kue Tradisional Gowa Go Digital

Ia mempersoalkan kejelasan penggunaan lahan yang awalnya diperuntukkan bagi pembangunan kawasan pariwisata, namun dinilai tidak transparan. Selain itu, ia juga menyoroti adanya sejumlah perusahaan yang disebut tidak jelas peruntukannya dalam struktur pengelolaan kawasan tersebut.

Menurutnya, berbagai ketimpangan yang muncul sejak awal konsesi perlu ditelusuri lebih dalam melalui mekanisme yang lebih kuat dari sekadar RDP.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif, mengakui masih adanya perbedaan data antara GMTD dan pemerintah daerah.

Baca Juga : DPRD Sulsel Setujui MYP II Rp5 Triliun, Fokus Jalan, Jembatan hingga Irigasi

“Kami masih menemukan bahwa GMTD secara data yang dibutuhkan oleh teman-teman itu tidak siap,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam dua kali RDP, terjadi perbedaan data antara GMTD dengan Pemkot Makassar, Pemkab Gowa, dan Pemprov Sulsel, khususnya terkait pembayaran dividen periode 2021 hingga 2023.

“Pemprov Sulsel menyampaikan bahwa 2021 sampai 2023 tidak mendapatkan apa-apa. Sementara data yang disampaikan GMTD sudah ada angka yang diserahkan kepada pemilik saham,” katanya.

Baca Juga : DPRD dan Pemprov Sulsel Kompak Batalkan Kenaikan Pajak Kendaraan

DPRD pun memberikan waktu satu minggu kepada GMTD untuk menyerahkan data lengkap dan menjawab seluruh pertanyaan yang belum terjawab dalam forum.

Sufriadi menegaskan, jika dalam satu minggu ke depan data yang diserahkan tidak sesuai atau tetap ditemukan ketidaksesuaian, maka DPRD akan mendorong penggunaan hak angket.

“Kalau data tidak ada kesesuaian, maka tentu kita akan kaji lebih dalam. Dan cara mengkaji lebih dalam itu, hak angket akan kita dorong,” tegasnya.

Baca Juga : Beasiswa Kalla 2026 Tembus 1.236 Pendaftar, 64 Lolos

Ia menyebut, adanya dugaan tiga tahun dividen yang tidak masuk ke kas daerah menjadi persoalan serius. Apalagi DPRD mengaku telah menerima informasi awal, termasuk data dari pihak kejaksaan, terkait dividen kepada pemilik saham.

“Data soal dividen itu akan kita sesuaikan. Karena dua kali RDP tetap terjadi perbedaan data. Maka potensi untuk mendorong hak angket sangat terbuka lebar,” ujarnya.

Tak hanya itu, DPRD juga menyoroti struktur direksi perusahaan yang disebutkan dalam forum. Beberapa nama yang disampaikan pihak GMTD, menurut Sufriadi, bahkan tidak diketahui latar belakang dan keterkaitannya dengan pemilik saham tertentu, termasuk yayasan.

Dengan dinamika yang berkembang, DPRD Sulsel memastikan akan mengelola dan mencocokkan seluruh informasi yang masuk sebelum mengambil langkah politik lebih lanjut.

“Sekali lagi, data yang menentukan. Tapi kalau memang tidak ada kesesuaian dan amanah SK Gubernur 1995 tidak terpenuhi, maka tidak ada cara lain, kita harus mengkaji lebih dalam,” kuncinya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi31 Agustus 2026 15:03
Mazda Bidik Pertumbuhan Indonesia Timur, Tiga Model Baru Diperkenalkan di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Agen Pemegang Merek (APM) dan distributor resmi Mazda di Indonesia, membidik pelua...
Makassar31 Agustus 2026 12:30
Gotong Royong Peduli Lingkungan, Pelindo Jasa Maritim Apresiasi Warga Kelurahan Tabaringan
Semangat gotong royong warga Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar dalam menata lingkungan mendapat apresiasi dari PT Pelindo Jas...
News31 Agustus 2026 10:11
Mengetuk Pintu Langit Pegadaian Sulselbarra Maluku Berbagi Paket Makanan di 71 Cabang
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulselbarra Maluku kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui program Mengetuk Pintu Langit pa...
Politik30 Agustus 2026 21:31
Bimtek Dihadiri 200 Kader, Cicu Klaim NasDem Sulsel Makin Solid Jelang Pemilu 2029
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai NasDem Sulawesi Selatan memperkuat konsolidasi internal melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota DPRD da...