Logo Sulselsatu

Mentan Amran Ungkap Strategi Indonesia Keluar dari Ketergantungan Impor

Asrul
Asrul

Rabu, 01 April 2026 18:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa sektor pangan kini memiliki peran strategis yang melampaui sekadar kebutuhan konsumsi.

Menurutnya, penguatan pangan menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan sekaligus sistem pertahanan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan stadium general peserta didik Sesko AU Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 yang berlangsung di Lembang, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga : Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Mentan Amran Minta Kampus Fokus Hilirisasi Teknologi Pertanian

Dalam pemaparannya, Amran menekankan bahwa ketahanan pangan menjadi kunci agar suatu negara tidak mudah ditekan, terutama dalam situasi krisis global. Ia menyebut, ketergantungan terhadap impor menjadi titik lemah yang berisiko ketika negara produsen membatasi ekspor.

“Kalau pangan tidak kita kuasai, negara bisa ditekan. Tapi hari ini kita buktikan, produksi naik, impor turun, dan Indonesia semakin kuat,” ujarnya.

Pemerintah, kata dia, terus mendorong peningkatan produksi dalam negeri sekaligus menekan impor secara bertahap. Selain itu, penguatan cadangan pangan nasional juga menjadi fokus utama untuk menjaga stabilitas pasokan.

Baca Juga : MBG Bukan Sekadar Program Gizi, Mentan Amran Sebut Gerakkan Ekonomi Desa

Hasil dari langkah tersebut mulai terlihat. Data internasional, termasuk dari United States Department of Agriculture (USDA), menunjukkan tren peningkatan produksi pangan Indonesia. Di sisi lain, Kementerian Pertanian mencatat stok beras nasional telah mencapai 4,3 juta ton dan ditargetkan naik menjadi 4,5 juta ton dalam waktu dekat.

“Ini bukan hanya ekonomi, ini soal kedaulatan. Pangan adalah bagian dari sistem pertahanan negara,” tegas Amran.

Ia menilai, capaian tersebut membawa Indonesia keluar dari ketergantungan sebagai negara importir menuju posisi yang lebih diperhitungkan di tingkat global. Bahkan, kebijakan pengendalian impor disebut mulai memengaruhi dinamika harga pangan dunia.

Baca Juga : Di Forum PSBM XXVI, Amran Sulaiman Ajak Saudagar Bugis Makassar Perkuat Ekonomi Nasional

Sejumlah negara seperti Malaysia, Australia, Jepang, hingga Kanada, lanjutnya, mulai melirik dan mempelajari strategi Indonesia dalam menjaga produksi dan stabilitas pasokan.

“Yang membedakan kita adalah keberanian mengambil keputusan dan kecepatan bertindak,” katanya.

Selain sektor pangan, Amran juga menyoroti pentingnya kemandirian energi sebagai bagian dari kekuatan nasional. Dengan posisi Indonesia sebagai produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar di dunia, penguatan hilirisasi dinilai mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus mengurangi ketergantungan impor energi.

Baca Juga : Di Tengah Gejolak Global, Indonesia Percaya Diri Jadi Lumbung Pangan Dunia

“Kalau pangan dan energi kita kuat, tidak ada negara yang bisa menekan kita,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menyebut penguatan sektor pertanian turut berdampak pada perekonomian nasional, khususnya di tingkat desa. Program berbasis desa dinilai mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan daya beli, serta memperkuat ekonomi masyarakat.

Melalui penguatan koperasi, rantai distribusi juga dapat dipangkas sehingga keuntungan lebih besar dirasakan petani dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga : Dampak Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Pangan Global

“Kalau desa bergerak, ekonomi tumbuh, negara akan kokoh,” kata Amran.

Dengan penguatan di sektor pangan, energi, serta hilirisasi sumber daya strategis, Indonesia dinilai berada di jalur menuju kekuatan global baru. Amran pun optimistis, dengan konsistensi kebijakan, Indonesia tidak hanya mampu bertahan di tengah tekanan global, tetapi juga tampil sebagai negara yang berdaulat.

“Ketahanan pangan adalah benteng utama. Kalau ini kuat, Indonesia tidak hanya aman, tapi juga berdaulat penuh,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga14 April 2026 21:59
Yamaha Cup Race 2026 Seri 1 Digelar di Sidrap, Bisa Nonton Gratis dan Dapat Banyak Promo
Ajang balap bergengsi Yamaha Cup Race 2026 Seri 1 siap digelar di Sirkuit Puncak Mario pada 18–19 April 2026 mendatang. Event ini menghadirkan berba...
OPD14 April 2026 21:47
Pemprov Sulsel Akan Pindahkan 314 Guru
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan memindahkan sebanyak 314 guru ke daerah untuk mengatasi ketimpangan tenaga ...
Bisnis14 April 2026 21:39
MaRI Raih Dua Sertifikasi Sekaligus, Tegaskan Standar Keamanan dan Keberlanjutan
Mal Ratu Indah (MaRI) kembali menegaskan komitmennya sebagai pusat perbelanjaan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan....
Video14 April 2026 21:20
VIDEO: Komisi VIII DPR dan Kementerian Haji Gelar Raker Bahas Persiapan Haji 1447 H
SULSELSATU.com – Komisi VIII DPR menggelar Raker Dengan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar S...