SULSELSATU.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan potensi penerapan pajak bagi kapal yang melintas di Selat Malaka sebagai salah satu sumber tambahan penerimaan negara.
Wacana ini terinspirasi dari kebijakan yang diterapkan Iran di Selat Hormuz.
“Indonesia ini bukan negara pinggiran, kita ada di jalur strategis perdagangan dan energi dunia,” ujarnya dalam sebuah forum di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Ia menjelaskan, jika skema seperti di Selat Hormuz diterapkan di Selat Malaka, maka Indonesia berpotensi memperoleh pemasukan yang signifikan.
Nantinya, pendapatan tersebut dapat dibagi bersama negara lain yang berbatasan langsung dengan jalur tersebut, yakni Malaysia dan Singapura.
“Kalau bisa seperti itu, tapi kan enggak begitu,” katanya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa pemerintah masih mempertimbangkan berbagai aspek.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar