SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kalla Institute memperkuat kompetensi mahasiswa dan siswa di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Smart Technology melalui kolaborasi bersama praktisi dari Google.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki daya saing di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang semakin pesat.
Dalam program tersebut, Kalla Institute menghadirkan dua narasumber dari kalangan Google Developer Expert in AI & Google Cloud yakni Joan Santoso dan Esther Irawati Setiawan.
Baca Juga : Promo Funventure Rame-Rame Bugis Waterpark Adventure Diperpanjang
Keduanya membekali peserta melalui workshop mengenai perkembangan AI dan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pada sesi awal, Joan Santoso membawakan materi bertajuk Artificial Intelligence & Simulation: AI untuk Semua Navigasi di Era Kecerdasan Artificial.
Menurutnya, AI saat ini bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas manusia di berbagai sektor.
Baca Juga : Native Speaker Amerika Latih Kepercayaan Diri Siswa SMP Islam Athirah Bone Berbahasa Inggris
“Dari yang awalnya AI hanya digunakan untuk satu jenis pekerjaan saja, sekarang sudah bertransformasi menjadi sebuah alat untuk membantu setiap kegiatan manusia,” ungkap Joan.
Sementara itu, Esther Irawati Setiawan membawakan materi tentang percepatan kompetensi Smart Technology.
Dalam sesi tersebut, peserta diajak mempraktikkan pembuatan aplikasi dan situs sederhana menggunakan Google AI Studio.
Baca Juga : Kalla Institute Gandeng PT Tatanara Dorong Peningkatan Usaha Mahasiswa
“Cara kerjanya simple, pengguna hanya perlu memasukkan prompt yang sesuai dengan kebutuhannya. Dengan tools ini, peserta bisa dengan mudah memanfaatkan AI lebih jauh lagi dan bisa belajar lebih baik lagi,” jelasnya.
Workshop tersebut digelar selama dua hari pada awal Mei 2026 di American Corner Bikinbikin Creative Hub Nipah Park dan Auditorium Kalla Institute.
Dosen pengampu Kalla Institute Andi Hutami Endang mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan pemanfaatan AI secara aktif kepada siswa dan mahasiswa.
Baca Juga : Kalla Beton Jadi Mitra Proyek IKN, Suplai U-Ditch dan Ready Mix untuk KIPP
“Tujuan dari kegiatan ini adalah mengajarkan siswa maupun mahasiswa agar mulai memanfaatkan AI secara aktif. Dengan mengenal fungsi dan tujuan AI, kita bisa mengolah data di sekitar kita menjadi barang berharga seperti AI,” ujarnya.
Sebagai kampus berbasis teknologi dan bisnis, Kalla Institute menyatakan terus menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri agar mampu melahirkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, khususnya di sektor teknologi.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar