Logo Sulselsatu

DPRD Sulsel Minta Pemprov Kaji Ulang Sistem Rujukan Rumah Sakit dan Tuntaskan BPJS

Asrul
Asrul

Rabu, 01 Juli 2026 20:27

Anggota DPRD Sulsel Heriwawan. Ist
Anggota DPRD Sulsel Heriwawan. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pembahasan sektor kesehatan menjadi salah satu sorotan dalam Rapat Paripurna DPRD Sulawesi Selatan yang digelar di kantor sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (1/72026).

Sejumlah anggota dewan meminta Pemerintah Provinsi Sulsel mengevaluasi kebijakan rujukan rumah sakit serta mencari solusi atas persoalan tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi didampingi Wakil Ketua Sufriadi Arif dan Fauzi A Wawo. Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Belum Putuskan Status Lahan Parkir Hotel Arthama

Anggota DPRD Sulsel Fraksi PKS, Yeni Rahman, mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan mengenai sistem rujukan rumah sakit tidak membatasi hak masyarakat memperoleh layanan kesehatan terbaik.

Menurut Yeni, keputusan rujukan pasien tidak bisa diperlakukan seperti kebijakan administratif biasa karena berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa seseorang.

“Kita mengetahui bahwa tidak ada satu pun orang yang tidak mau mendapatkan pelayanan yang terbaik. Jadi, rujukan ini harus kita telaah baik-baik, karena rujukan ini bukan coba-coba, ini menyangkut nyawa,” kata Yeni dalam rapat paripurna.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Bahas Status Lahan Parkir Hotel Arthama, Anggota Dewan Terbelah

Ia menilai rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulsel akan menjadi pilihan masyarakat apabila kualitas layanan, tenaga medis, dan fasilitas kesehatannya terus ditingkatkan.

Karena itu, Yeni meminta pemerintah lebih memprioritaskan penguatan fasilitas kesehatan, termasuk penyediaan peralatan medis dan dokter spesialis, dibanding menerapkan aturan rujukan yang terlalu kaku.

“Kami berharap pelayanan kesehatan rumah sakit di bawah kewenangan provinsi bisa jauh lebih bagus daripada rumah sakit swasta. Kalau pelayanannya baik, masyarakat pasti datang tanpa harus dipaksa melalui aturan,” ujarnya.

Baca Juga : Sufriadi Arif Terima Aspirasi Mahasiswa soal Karhutla, Sembilan Tuntutan Bakal Diteruskan

Selain itu, Yeni mengingatkan bahwa sistem pelayanan kesehatan saat ini lebih menitikberatkan pada ketersediaan layanan spesialis dibanding klasifikasi tipe rumah sakit. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi pertimbangan dalam menyusun kebijakan rujukan.

Sementara itu, Anggota DPRD Sulsel Fraksi Demokrat, Heriawan, menyoroti persoalan tunggakan pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang dinilai masih menjadi beban fiskal Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ia berharap konsultasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulsel dengan Kementerian Dalam Negeri dapat menghasilkan solusi konkret terhadap persoalan tersebut.

Baca Juga : Legislator Golkar Sulsel LBK Apresiasi Betonisasi Jalan Burung-Burung–Bili-Bili di Gowa

“Kami berharap apa yang disampaikan Pak Gubernur terkait konsultasi dengan Kemendagri bisa menjadi solusi penyelesaian persoalan BPJS ke depan,” kata Heriawan.

Menurutnya, penyelesaian tunggakan yang telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir perlu mendapat perhatian serius karena berdampak terhadap kemampuan fiskal daerah.

Heriawan juga mengingatkan agar pemerintah provinsi tetap membangun sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam menyelesaikan persoalan pembiayaan BPJS Kesehatan.

Baca Juga : HUT ke-357 Sulsel, Cicu Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar

“Artinya kita tidak boleh berlepas tangan terhadap kabupaten/kota dan berharap pembayaran BPJS itu diambil dari bantuan keuangan daerah. Harus ada solusi yang tidak membebani daerah,” tegasnya.

Masukan dari kedua anggota DPRD tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam rapat paripurna yang dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, sekaligus menjadi bahan evaluasi pemerintah provinsi dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...