Logo Sulselsatu

Tomas Gontang Raya Minta Ismak Buat Konsep Wisata Pertanian

Asrul
Asrul

Selasa, 05 November 2019 10:13

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kawasan Gontang Raya berada di pesisir Kota Makassar. Daerah ini menjadi daerah penghubung antara kawasan Benteng Somba Opu dan kawasan Tanjung Merdeka.

Di daerah yang pernah dikenal sekitar tahun 70-an sebagai penyuplai pangan khususnya sayuran untuk warga Makassar ini kini mulai terhimpit oleh pembangunan perumahan mewah dan yang mengelilinginya ini berharap kepada bakal calon wali kota, Muhammad Ismak membuat konsep pengembangan kawasan wisata berbasis pertanian.

“Pak Ismak sebagai orang yang saya kenal maka saya berharap untuk bisa membuat konsep pengembangan wisata berbasis pertanian sehingga taraf hidup saudara saudara saya di Gontang ini makin meningkat,” kata Abdul Waris Ardi seorang tokoh masyarakat Gontang yang juga adalah sahabat Ismak, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga : Rudianto Lallo Dukung Penuh Program Kesejahteraan RT/RW Danny-Fatma

Harapan itu disampaikan kepada Ismak saat bertemu tokoh tokoh masyarakat Gontang di The Culture Club yang dikelola Waris.

Ia juga menyampaikan kepada para tokoh masyarakat yang hadir untuk mengedukasi warga untuk tidak mau dibeli suaranya di momen Pilkada seperti Pilwakot.

“Terus terang saya untuk pertama kalinya mau memperkenalkan seorang calon walikota, karena ada beberapa teman juga yang saat ini ikut mencalonkan diri. Saya berharap warga tidak lagi mau dibeli suaranya lebih baik kita saling bernegosiasi program apa bagi kepentingan masyarakat Gontang,” beber Waris sekaligus mempertegas dukungannya kepada Ismak.

Baca Juga : Puji Deklarasi ADAMA, Akademisi Anggap Danny-Fatma Paling Siap Jadi Nahkoda

Sementara itu, Abdul Rais salah seorang penggerak warga di daerah Tanjung Merdeka, mengungkapkan bahwa budaya politik uang sudah sangat merusak masyarakat. Ia bahkan mengatakan bahwa untuk mengubah mindset warga tersebut juga cukup berat berhenti Masyarakat Gontang dahulu penghasil pertanian khususnya sayuran.

“Tetapi saya berharap Masyarakat pesisir khusus nya tdk jadi penonton dari pembangunan kawasan wisata yang akan dipihak ketigakan ini,” ungkap Abdul Rais.

Ismak mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam Pilwakot karena keresahannya memandang Makassar dari luar dan saat sering pulang. Ia juga resah dengan perilaku politik yang sering terjadi di momen politik di mana politik uang telah merusak masyarakat.

Baca Juga : Daftar Pencalonan di KPU, Danny Singgung Mutasi Pejabat Pemkot

“Kita ingin mengubah pola pikir misalnya pejabat yang mindsetnya penguasa menjadi pelayan masyarakat. Biarkan semua kandidat datang dengarkan apa isi pikirannya dan pilih yang paling masuk akal dari gagasannya bukan cuma sekedar yang paling banyak menghamburkan uang,” ungkap Ismak.

Ismak berharap mendapatkan input dari masyarakat tentang kebutuhan dan masalah masyarakat.

Penulis: Asrul
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...