Logo Sulselsatu

Remaja di Makassar Tewas Disabet Badik Usai Ribut di Depan Rumah Pelaku

Asrul
Asrul

Jumat, 24 April 2026 16:28

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang remaja berinisial AB di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tewas setelah disabet badik oleh seorang pria usai terlibat keributan di depan rumah pelaku. Pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

“Kasus pertama adalah kasus kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan anak meninggal dunia, ini ditangani oleh Polsek Mamajang dengan korban masih dibawah umur,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, Jumat (24/4/2026).

Peristiwa itu terjadi di depan rumah pelaku di Makassar pada Senin (6/4) sekitar pukul 16.00 Wita. Insiden bermula saat pelaku menegur korban yang ribut di depan rumahnya, namun teguran tersebut berujung cekcok hingga pelaku mengambil senjata tajam dan menyabetkannya ke tubuh korban.

Baca Juga : Polisi Bongkar Sindikat Pembobol Rumah Kosong di Sulsel, Beraksi di 33 TKP

“Pelaku ini sedang dalam rumah lalu dia mendengar (ada) ribut-ribut diluar dan melakukan peneguran terhadap orang yang diluar. Yang ribut-ribut diluar ini sekitar 4 orang lalu melawan begitu ketika ditegur sehingga melakukan pemukulan dan si pelaku ini mengambil senjata tajam dan ketika mengambil senjata tajam lalu menyabetkan ke salah satu korban,” ungkap Arya.

Arya mengatakan, korban mengalami luka sabetan pada bagian perut. Akibat luka tersebut, korban meninggal dunia.

“Korban ini atas nama AB itu terkena di bagian perut dan tidak bisa diselamatkan lagi sehingga meninggal dunia,” sebutnya

Baca Juga : Pesta Miras di Perumahan Antang Makassar, 13 Remaja Diamankan Polisi

Arya mengungkapkan bahwa tidak ada hubungan apa pun antara korban dan pelaku. Dia menegaskan, tindakan kekerasan tersebut murni terjadi tanpa adanya ikatan persaudaraan, pertemanan, maupun hubungan bertetangga di antara keduanya.

“Ini tidak ada kaitan sodara memang murni tindakan kekerasan terhadap anak ini dilakukan tidak ada hubungan persaudaraan atau persahabatan atau tetangga (antara korban dan pelaku),” bebernya.

Pelaku dijerat pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara hingga 15 tahun.

Baca Juga : Komplotan Begal Truk di Maros Ditangkap, Modus Intai Kendaraan yang Parkir di Bahu Jalan

“Untuk itu tersangka dikenakan pasal 458 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun,” jelas Arya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar14 Juni 2026 20:18
Bersama Menhaj RI, Wali Kota Munafri Sambut Jemaah Haji Kloter 17 Debarkasi Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendampingi Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, menyambu...
Politik14 Juni 2026 19:01
Ketua Teritori Pemenangan Pemilu Sulsel DPP Partai NasDem Rudianto Lallo Konsolidasi Kader NasDem di Gowa
SULSELSATU.com, GOWA – Ketua Teritori Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi Selatan DPP Partai NasDem, Rudianto Lallo, menghadiri kegiatan konsolidasi,...
News14 Juni 2026 17:41
Program EKI OJK Bantu Nelayan Pesisir di Mamuju Tengah Kelola Keuangan dan Akses Pembiayaan
Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarak...
Olahraga14 Juni 2026 17:10
Rudianto Lallo Buka Turnamen Anak Rakyat Cup 1 Gowa, 24 Tim Berebut Hadiah Total Rp50 Juta
SULSELSATU.com, GOWA – Kejuaraan sepak bola Anak Rakyat Cup 1 Kabupaten Gowa resmi bergulir di Lapangan Pemuda, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Go...